Umat bersukacita, Daud bergembira
1 Tawarikh 29:9
Daud mempersiapkan pembangunan Bait Allah
PerikopSumbangan untuk Pembangunan Bait TUHAN · 1 Tawarikh 29:1-9 →“Bangsa itu bersukacita karena para pemimpin telah memberi dengan sukarela, sebab dengan hati yang tulus mereka memberikan persembahan sukarela itu kepada TUHAN. Raja Daud pun sangat gembira.”1 Tawarikh 29:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bangsa itu bersukacita karena kerelaan mereka masing-masing, sebab dengan tulus hati mereka memberikan persembahan sukarela kepada TUHAN; juga raja Daud sangat bersukacita.”1 Tawarikh 29:9 · TB
Terjemahan Baru
“Rakyat memberi dengan rela hati kepada TUHAN dan mereka gembira karena telah banyak yang mereka persembahkan. Raja Daud juga gembira sekali.”1 Tawarikh 29:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then the people rejoiced, for that they offered willingly, because with perfect heart they offered willingly to the LORD: and David the king also rejoiced with great joy.”1 Tawarikh 29:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 29:9?
Bangsa itu bersukacita karena para pemimpin memberi dengan sukarela dan tulus hati kepada TUHAN. Raja Daud juga sangat gembira. Ayat ini menunjukkan bahwa persembahan yang diberikan dengan sukarela dan tulus mendatangkan kebahagiaan bagi semua orang.
Latar belakang
Sukacita karena persembahan sukarela
Bangsa Israel bersukacita karena para pemimpin memberi dengan sukarela, dengan hati yang tulus kepada TUHAN. Raja Daud juga sangat gembira melihat semangat dan kemurahan hati umatnya, sehingga ia memuji TUHAN.
Di mana
Yerusalem
Di hadapan jemaat Israel, saat persembahan diterima
Kapan
~970 SM
Akhir masa pemerintahan Daud
Yang berbicara
Penulis kitab Tawarikh
Sejarawan, pasca-pembuangan, ~400 SM
Kepada
Pembaca kitab Tawarikh
Orang-orang Yahudi yang kembali ke Yerusalem
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׂמַח
samach · bersukacita
bergembira, bersukaria, merasa senang
שָׁלֵם
shalem · tulus
utuh, sempurna, tulus, ikhlas
נְדָבָה
nedavah · sukarela
pemberian dengan sukarela, persembahan spontan
Kata 'samach' (bersukacita), 'shalem' (tulus), dan 'nedavah' (sukarela) bersama-sama menunjukkan bahwa ibadah yang sejati lahir dari hati yang tulus dan sukacita karena memberi dengan rela, bukan karena kewajiban.
Tahukah kamu
Sukacita sebagai respons
Dalam budaya Israel, sukacita sering dikaitkan dengan ibadah dan perayaan. Ayat ini menunjukkan bahwa memberi dengan sukarela mendatangkan sukacita, bukan beban, dan sukacita ini menjadi bagian dari penyembahan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 29:9
Ulangan 16:10
persembahan sukarela
“Kemudian rayakanlah Hari Raya Tujuh Minggu bagi TUHAN, Allahmu, sesuai dengan pemberian sukarela yang kauberikan kepadanya, sesuai dengan berkat yang diberikan TUHAN, Allahmu kepadamu.”
Mazmur 100:2
sukacita dalam ibadah
“Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!”
Filipi 4:4
sukacita dalam Tuhan
“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 29:9
✕ Sering dikira
Menganggap sukacita hanya karena banyaknya harta yang terkumpul.
✓ Yang sebenarnya
Sukacita di sini bukan karena kekayaan itu sendiri, tetapi karena hati yang tulus dan sukarela dalam memberi sebagai respons kepada Tuhan.
✕ Sering dikira
Mengira hanya para pemimpin yang bisa bersukacita; umat biasa hanya penonton.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berkata 'bangsa itu bersukacita' — semuanya ikut bersukacita, menunjukkan partisipasi seluruh umat dalam persembahan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 29:9
Kebahagiaan sejati datang dari memberi dengan ikhlas. Ketika kita memberi untuk pekerjaan Tuhan atau menolong sesama, kita mengalami sukacita yang tidak bisa dibeli dengan uang.
Tuhan, jadikan hati kami tulus dan sukarela dalam memberi, sehingga kami dapat bersukacita bersama umat-Mu. Amin.