Daud mengingat pilihan Tuhan atas dirinya
1 Tawarikh 28:4
Daud memberi petunjuk pembangunan Bait Suci
“Namun TUHAN, Allah Israel, telah memilih aku dari antara semua kaum keluargaku untuk menjadi raja atas Israel selama-lamanya. Dia telah memilih Yehuda untuk menjadi pemimpin. Dari antara keturunan Yehuda, Dia memilih kaum keluargaku, dan dari antara anak-anak ayahku, Dia berkenan mengangkat aku menjadi raja atas seluruh Israel.”1 Tawarikh 28:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Namun TUHAN, Allah Israel, telah memilih aku dari antara segenap puakku untuk menjadi raja atas Israel selama-lamanya; sebab Ia telah memilih Yehuda menjadi pemimpin, dan puakku dari antara kaum Yehuda, dan dari antara anak-anak ayahku Ia berkenan kepadaku untuk mengangkat aku sebagai raja atas seluruh Israel.”1 Tawarikh 28:4 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN, Allah yang disembah Israel, telah memilih aku dan keturunanku untuk memerintah atas Israel selama-lamanya. Untuk mempersiapkan seorang pemimpin Ia memilih suku Yehuda, dan dari suku itu Ia memilih keluarga ayahku. Dan dari semua anggota keluarga ayahku itu Ia berkenan memilih aku dan menjadikan aku raja atas seluruh Israel.”1 Tawarikh 28:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Howbeit the LORD God of Israel chose me before all the house of my father to be king over Israel for ever: for he hath chosen Judah to be the ruler; and of the house of Judah, the house of my father; and among the sons of my father he liked me to make me king over all Israel:”1 Tawarikh 28:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 28:4?
Daud mengakui bahwa Allah memilihnya dari antara semua keluarga dan suku untuk menjadi raja Israel. Ini bukan karena kehebatannya, tapi karena pilihan Tuhan yang berdaulat. Daud mengingatkan bahwa posisinya adalah anugerah.
Latar belakang
Daud mengingat panggilan Tuhan
Daud sedang berbicara di depan seluruh Israel, menjelaskan mengapa ia tidak boleh membangun Bait Suci, tetapi Salomo yang akan melakukannya. Di ayat ini, ia mengingat bagaimana Tuhan memilihnya dari antara keluarganya untuk menjadi raja.
Di mana
Yerusalem
Di hadapan seluruh perkumpulan Israel
Kapan
~970 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Raja Daud
Raja Israel, mantan gembala, berusia lanjut
Kepada
Para pembesar Israel
Pemimpin suku, perwira, dan semua orang penting
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּחַר
bachar · memilih
memilih, memilih secara khusus, menunjuk
בֵּית אָב
beit av · kaum keluargaku
rumah ayah, keluarga besar atau klan
מֶלֶךְ
melekh · raja
raja, pemimpin yang diurapi
Kata 'memilih' (bachar) menekankan inisiatif Allah, bukan prestasi manusia. 'Kaum keluargaku' menunjukkan bahwa pilihan itu menyentuh seluruh garis keluarga, bukan hanya individu. Menjadi raja adalah anugerah, bukan hak.
Tahukah kamu
Pilihan Tuhan sering mengejutkan
Daud adalah anak bungsu dari delapan bersaudara, dan saat Samuel datang, bahkan ayahnya tidak menganggapnya layak untuk disebut. Ini menunjukkan Tuhan melihat hati, bukan penampilan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 28:4
1 Samuel 16:1
Pilihan Allah
“Aku telah memilih seorang raja bagi-Ku dari antara anak-anak Isai.”
Mazmur 78:70
Dipilih dari kandang
“Ia memilih Daud, hamba-Nya, dan mengambilnya dari kandang domba.”
Kisah Para Rasul 13:22
Orang yang berkenan
“Aku telah mendapat Daud anak Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 28:4
✕ Sering dikira
Daud membanggakan dirinya karena dipilih menjadi raja.
✓ Yang sebenarnya
Daud justru merendahkan diri, mengakui bahwa pilihan itu murni karena kedaulatan Tuhan, bukan karena kebaikannya.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang Daud, bukan tentang kita.
✓ Yang sebenarnya
Ini mengingatkan bahwa Tuhan memilih setiap orang percaya untuk tujuan tertentu, bukan berdasarkan status.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 28:4
Setiap kita dipilih Tuhan untuk tugas tertentu, bukan karena kelebihan kita, tapi karena kasih-Nya. Jangan sombong, tapi syukuri dan jalankan panggilan itu dengan setia.
Tuhan, terima kasih atas panggilan-Mu dalam hidup saya. Tolong saya menjalani tugas ini dengan rendah hati dan penuh syukur. Amin.