Keturunan Peres

1 Tawarikh 27:3

Organisasi Militer dan Administrasi Daud

Dia adalah keturunan Peres dan kepala dari semua panglima tentara pada bulan pertama.

1 Tawarikh 27:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 27:3?

Ayat ini menjelaskan bahwa Yasobam, selain menjadi kepala kelompok bulan pertama, juga adalah keturunan Peres dan pemimpin semua panglima tentara. Ini menunjukkan bahwa ia memiliki posisi terhormat di antara para pemimpin militer, mungkin karena keberanian atau senioritasnya.

Latar belakang

Keistimewaan Yehuda

Ayat ini menegaskan bahwa Yasobam dari suku Yehuda, suku Daud. Ini menunjukkan keunggulan Yehuda dalam kepemimpinan militer.

Di mana

Yerusalem

Catatan istana Daud

Kapan

~970 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud menjadi raja
Salomo naik takhta
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab 1 Tawarikh

Sejarawan pasca-pembuangan, mengumpulkan catatan kerajaan.

B

Kepada

Bangsa Israel

Komunitas yang kembali dari pembuangan, memulihkan identitas.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פֶּרֶץ

Perets · Peres

pelanggar, yang menembus

שַׂר

sar · Panglima

pemimpin, komandan, pejabat

צָבָא

tzava · tentara

pasukan, tentara, bala tentara

Peres adalah garis keturunan Daud; 'sar' menunjukkan otoritas; 'tzava' adalah istilah militer yang juga dipakai untuk 'bala tentara sorga'. Ini menggabungkan kuasa duniawi dan surgawi.

Tahukah kamu

Peres yang lahir dari Tamar

Peres adalah anak Yehuda dari Tamar (Kejadian 38). Namanya berarti 'pelanggar', karena ia 'menembus' keluar lebih dulu dari kembarannya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 27:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 27:3

✕  Sering dikira

Peres adalah pahlawan yang memimpin pasukan.

✓  Yang sebenarnya

Peres adalah leluhur, bukan panglima; dia hidup jauh sebelumnya.

✕  Sering dikira

Semua panglima harus dari suku Yehuda.

✓  Yang sebenarnya

Hanya yang pertama ini; yang lain dari suku berbeda.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 27:3

Posisi terhormat seharusnya membuat kita semakin bertanggung jawab, bukan menjadi sombong. Kita bisa belajar untuk menggunakan pengaruh kita untuk kebaikan orang lain.

Tuhan, jauhkan kami dari kesombongan ketika kami diberi kepercayaan atau kehormatan. Ajari kami untuk memakai setiap kesempatan melayani dengan kerendahan hati. Amin.