Pedang kembali ke sarung
1 Tawarikh 21:27
Daud Menghitung Rakyat dan Tulah
PerikopMazbah Pembakaran Kurban Didirikan · 1 Tawarikh 21:18-30 →“Kemudian, TUHAN memerintahkan malaikat-Nya agar dia memasukkan kembali pedangnya ke dalam sarungnya.”1 Tawarikh 21:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu berfirmanlah TUHAN kepada malaikat itu supaya dikembalikannya pedangnya ke dalam sarungnya.”1 Tawarikh 21:27 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu TUHAN menyuruh malaikat itu menyarungkan kembali pedangnya, maka malaikat itu melaksanakan perintah TUHAN itu.”1 Tawarikh 21:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And the LORD commanded the angel; and he put up his sword again into the sheath thereof.”1 Tawarikh 21:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 21:27?
Setelah kurban dipersembahkan, TUHAN memerintahkan malaikat untuk memasukkan pedangnya kembali ke sarungnya. Ini menandakan bahwa murka Allah telah reda dan tulah berhenti.
Latar belakang
Akhir dari malapetaka
Setelah api turun, TUHAN memerintahkan malaikat untuk memasukkan kembali pedangnya ke dalam sarung. Tindakan ini menandakan bahwa tulah telah berhenti dan murka Allah reda.
Di mana
Yerusalem
Di dekat mazbah, tempat pengirikan Ornan
Kapan
~970 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Penulis 1 Tawarikh
Kronikawan pasca-pembuangan, ~400 SM
Kepada
Pembaca Israel
Komunitas yang kembali dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֶרֶב
cherev · pedang
Senjata tajam, simbol murka ilahi
נָדָן
nadan · sarung
Tempat menyimpan pedang, menandakan penghentian peperangan
מַלְאָךְ
malakh · malaikat
Utusan surgawi yang melaksanakan perintah Allah
Perintah untuk memasukkan pedang menunjukkan bahwa belas kasihan Allah mengalahkan murka-Nya, mengakhiri hukuman setelah kurban.
Tahukah kamu
Malaikat pemusnah
Dalam tradisi, malaikat ini sering dikaitkan dengan malaikat maut yang disebut dalam kisah Paskah di Mesir (Keluaran 12).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 21:27
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 21:27
✕ Sering dikira
Mengira malaikat itu berhenti atas kemauannya sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Malaikat patuh pada perintah TUHAN, menunjukkan kedaulatan Allah.
✕ Sering dikira
Menganggap pedang sebagai senjata fisik yang sebenarnya.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah gambaran simbolis dari kuasa murka Allah yang membinasakan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 21:27
Kita bisa bersyukur bahwa ada jalan untuk pemulihan dari dosa dan murka Allah. Melalui pengakuan dan pengorbanan yang benar, kita dapat mengalami penghentian dari konsekuensi dosa.
Bapa, syukur karena Engkau menghentikan tulah dan memulihkan kami; ajar kami menghargai damai-Mu, amin.