Daud di istana memikirkan Tabut
1 Tawarikh 17:1
Janji Allah kepada Daud
“Sesudah Daud tinggal di istananya, dia berkata kepada Nabi Natan, “Lihatlah, aku tinggal dalam istana dari kayu aras, sementara Tabut Perjanjian TUHAN tinggal di dalam tenda.””1 Tawarikh 17:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah Daud menetap di rumahnya, berkatalah ia kepada nabi Natan: "Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut perjanjian TUHAN itu ada di bawah tenda-tenda."”1 Tawarikh 17:1 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah Raja Daud menetap di istananya, pada suatu hari ia memanggil Nabi Natan dan berkata, "Lihat, aku ini tinggal di istana yang dibuat dari kayu cemara Libanon, sedangkan Peti Perjanjian TUHAN hanya di dalam kemah!"”1 Tawarikh 17:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Now it came to pass, as David sat in his house, that David said to Nathan the prophet, Lo, I dwell in an house of cedars, but the ark of the covenant of the LORD remaineth under curtains.”1 Tawarikh 17:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 17:1?
Daud merasa tidak nyaman karena dia tinggal di istana mewah dari kayu aras, sementara Tabut Perjanjian TUHAN masih berada di dalam tenda. Ini menunjukkan kerendahan hati dan keinginannya untuk menghormati Tuhan dengan memberikan tempat yang layak bagi-Nya.
Latar belakang
Daud merasa tidak nyaman
Daud sudah menetap di istana mewah, sementara Tabut Perjanjian (lambang kehadiran Allah) masih di dalam tenda. Ia merasa tidak pantas dan ingin membangun rumah permanen bagi Allah.
Di mana
Yerusalem
Di istana Daud, yang terbuat dari kayu aras
Kapan
~990 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, gembala yang menjadi raja
Kepada
Nabi Natan
Nabi istana, penasihat rohani Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָשַׁב
yashav · tinggal
duduk, menetap, berdiam
אָרוֹן
aron · Tabut
peti, kotak (khusus untuk Tabut Perjanjian)
אֹהֶל
ohel · tenda
kemah, tempat tinggal sementara
Kontras antara 'yashav' (menetap) dan 'ohel' (kemah) menekankan ketidakseimbangan: raja sudah mapan, tetapi Allah dianggap masih 'sementara'. Daud tergerak untuk mengubah itu.
Tahukah kamu
Istana dari kayu aras
Kayu aras Lebanon sangat mahal dan merupakan simbol status. Daud mendapatkannya dari Hiram, raja Tirus, sebagai tanda persahabatan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 17:1
2 Samuel 7:2
paralel langsung
“raja berkata kepada Natan, 'Lihatlah, aku ini tinggal dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah tinggal di dalam tenda.'”
Keluaran 25:8
Allah ingin diam
“Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku diam di tengah-tengah mereka.”
Mazmur 132:5
kerinduan Daud
“sampai aku mendapat tempat bagi TUHAN, tempat kediaman bagi Yang Mahakuat dari Yakub.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 17:1
✕ Sering dikira
Daud merasa bangga dan ingin menunjukkan kekayaannya dengan membangun rumah yang megah.
✓ Yang sebenarnya
Motivasinya tampak tulus: ia merasa tidak layak bahwa Allah 'tinggal' di tenda sementara ia di istana.
✕ Sering dikira
Tabut Perjanjian tidak penting, hanya sekadar benda.
✓ Yang sebenarnya
Tabut adalah simbol kehadiran Allah dan sangat dihormati; Daud ingin menghormatinya.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 17:1
Perhatikan apa yang paling kita hargai dalam hidup. Apakah kita lebih peduli pada kenyamanan diri sendiri daripada memberikan yang terbaik bagi Tuhan? Mari kita evaluasi prioritas kita dan berikan tempat yang layak bagi Tuhan dalam hidup kita.
Tuhan, ajari aku untuk lebih memperhatikan kehadiran-Mu daripada kenyamananku sendiri, dan berikan aku hati yang rindu untuk memuliakan-Mu dalam segala hal. Amin.