Itai, pahlawan dari Gibea

1 Tawarikh 11:31

Para Pahlawan Daud

PerikopTiga Puluh Pahlawan · 1 Tawarikh 11:26-47 →
“Itai, anak Ribai dari Gibea, orang Benyamin; Benaya, orang Piraton;”

1 Tawarikh 11:31 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 11:31?

Ayat ini melanjutkan daftar pahlawan Daud, menyebutkan Itai bin Ribai dari Gibea, orang Benyamin, dan Benaya orang Piraton. Ini menunjukkan bahwa Daud mengumpulkan prajurit dari berbagai suku dan daerah, termasuk bekas pengikut Saul, sebagai tanda persatuan Israel di bawah kepemimpinannya.

Latar belakang

Pahlawan dari Gibea

Ayat 31 mencatat Itai, anak Ribai, dari Gibea di daerah Benyamin. Gibea terkenal sebagai kota asal Raja Saul, dan di sini ada seorang pahlawan dari suku Benyamin yang setia kepada Daud.

Di mana

Yerusalem

Dalam daftar pahlawan Daud

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud menjadi raja
Daftar pahlawan ditutup
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

Sejarawan Israel pasca-pembuangan, ~400 SM

O

Kepada

Orang Israel pasca-pembuangan

Jemaat yang kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אִיתַי

Itay · Itai

Nama pribadi; mungkin berarti 'Tuhan beserta'

בֵּן

ben · anak

Anak laki-laki; menunjukkan garis keturunan

גִּבְעָה

Giv'ah · Gibea

Bukit; nama kota yang berarti 'bukit'

Nama-nama ini menunjukkan identitas dan asal-usul; setiap orang punya tempat dan latar yang berbeda, tetapi bisa dipakai Tuhan.

Tahukah kamu

Gibea: kota Saul

Gibea adalah kota asal Saul; memiliki pahlawan dari sana menunjukkan kesetiaan yang melampaui perpecahan lama.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 11:31

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 11:31

✕  Sering dikira

Itai berasal dari Gibea, artinya dia pro-Saul

✓  Yang sebenarnya

Berasal dari kota Saul tidak berarti anti-Daud; ia pahlawan Daud.

✕  Sering dikira

Daftar ini hanya orang-orang terkenal

✓  Yang sebenarnya

Banyak nama tidak dikenal; artinya setiap orang berharga di mata Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 11:31

Kita bisa belajar bahwa Tuhan memakai orang-orang dari latar belakang yang berbeda untuk membangun kerajaan-Nya. Jangan meremehkan orang lain karena asal usulnya, karena Allah melihat hati dan kesetiaan, bukan status sosial.

Tuhan, ajar saya untuk menghargai setiap orang yang Engkau tempatkan dalam hidup saya, tanpa memandang latar belakang mereka. Amin.