Benaya melawan singa di lubang bersalju

1 Tawarikh 11:22

Para Pahlawan Daud yang Gagah Perkasa

PerikopTentara Pemberani Lainnya · 1 Tawarikh 11:20-25 →
“Benaya, anak Yoyada, adalah seorang yang gagah perkasa dari Kabzeel yang besar jasanya. Dialah yang membunuh dua pahlawan besar dari Moab. Dia juga turun ke dalam lubang dan membunuh seekor singa pada suatu hari yang bersalju.”

1 Tawarikh 11:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 11:22?

Benaya, putra Yoyada, adalah pahlawan dari Kabzeel yang terkenal karena membunuh dua pahlawan Moab dan singa di dalam lubang saat hari bersalju. Ini menggambarkan keberanian dan kekuatannya yang luar biasa, yang menjadikannya salah satu pahlawan terkemuka dalam pasukan Daud.

Latar belakang

Benaya, pahlawan yang berani

Ayat ini memperkenalkan Benaya, anak Yoyada, seorang pahlawan dari Kabzeel. Ia membunuh dua pahlawan Moab dan berani turun ke lubang untuk membunuh singa di hari bersalju.

Di mana

Yerusalem

Istana Daud, saat menyusun daftar pahlawan

Kapan

~450 SM

Kerajaan Daud (kenangan)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan ke Babel
Pelayanan Ezra
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

Tradisi Yahudi mengaitkan kitab ini dengan Ezra, tapi pasti seorang ahli Taurat pasca-pembuangan.

U

Kepada

Umat Israel pasca-pembuangan

Orang-orang yang kembali dari Babel, perlu diingatkan akan kejayaan Daud.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גִּבּוֹר

gibbor · gagah perkasa

Pahlawan yang kuat dan berani

אֲרִי

ari · singa

Singa, simbol kekuatan dan bahaya

בּוֹר

bor · lubang

Sumur atau lubang tanah, tempat persembunyian

Kata gibbor menunjukkan keberanian, ari melambangkan bahaya maut, dan bor berarti tempat yang sempit. Benaya menghadapi bahaya ekstrem di tempat sempit dengan keberanian luar biasa, melambangkan ketaatan yang berani.

Tahukah kamu

Salju di Israel?

Salju jarang turun di Yerusalem, tapi di daerah pegunungan seperti Hebron bisa terjadi. Peristiwa ini mungkin terjadi di musim dingin.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 11:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 11:22

✕  Sering dikira

Menganggap membunuh singa hanya metafora.

✓  Yang sebenarnya

Ini peristiwa nyata yang dicatat sebagai bukti keberanian.

✕  Sering dikira

Mengira Benaya membunuh singa dengan senjata khusus.

✓  Yang sebenarnya

Teks tidak menyebutkan senjata, hanya keberaniannya.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 11:22

Keberanian sejati lahir dari iman dan ketergantungan pada Tuhan. Saat menghadapi tantangan yang tampak mustahil, ingatlah bahwa Tuhan sanggup memberikan kemenangan seperti yang Dia lakukan bagi Benaya.

Tuhan, berikan aku keberanian seperti Benaya untuk menghadapi segala tantangan dalam hidup. Aku percaya pada kekuatan-Mu. Amin.