Keturunan Yafet

1 Tawarikh 1:5

Silsilah dari Adam sampai Abraham

PerikopKeturunan Yafet · 1 Tawarikh 1:5-7 →
“Keturunan Yafet adalah Gomer, Magog, Madai, Yawan, Tubal, Mesekh, dan Tiras.”

1 Tawarikh 1:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 1:5?

Ayat ini mendaftar keturunan Yafet, anak Nuh, yang menjadi nenek moyang banyak bangsa di sekitar Laut Tengah dan Eropa. Ini menunjukkan bahwa Allah peduli pada semua bangsa, bukan hanya Israel, dan semua orang punya asal-usul yang sama dari Nuh.

Latar belakang

Bangsa-bangsa dari Yafet

Ayat ini mendaftar tujuh putra Yafet: Gomer, Magog, Madai, Yawan, Tubal, Mesekh, dan Tiras. Mereka dianggap sebagai leluhur bangsa-bangsa di sekitar Laut Tengah dan Asia Kecil.

Di mana

Yerusalem

Di dalam bait suci, saat menyusun catatan sejarah

Kapan

sekitar 450 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan ke Babel
Pelayanan Ezra
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

Sejarawan dan imam, menyusun silsilah untuk umat pasca-pembuangan.

U

Kepada

Umat Israel pasca-pembuangan

Orang-orang yang kembali dari Babel, mencari identitas dan akar.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יֶפֶת

Yepheth · Yafet

Luas atau membujur

גֹּמֶר

Gōmer · Gomer

Lengkap atau habis

מָגוֹג

Māgōg · Magog

Tempat atau tanah Gog

Nama Yafet berarti 'luas'—keturunannya tersebar luas. Magog mengandung nama 'Gog', yang kemudian menjadi simbol musuh umat Tuhan.

Tahukah kamu

Gomer dan Magog

Gomer sering dikaitkan dengan bangsa Kimmeri, dan Magog dengan orang Skit. Nama ini muncul lagi dalam nubuat Yehezkiel.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 1:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 1:5

✕  Sering dikira

Menganggap semua bangsa Eropa berasal dari Yafet.

✓  Yang sebenarnya

Identifikasi modern tidak pasti; Alkitab hanya memberi garis besar.

✕  Sering dikira

Menganggap tujuh nama itu hanya mitos.

✓  Yang sebenarnya

Nama-nama ini merujuk pada bangsa sejarah yang dikenal dalam catatan kuno.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 1:5

Keberagaman bangsa-bangsa adalah bagian dari rencana Allah. Kita bisa menghargai perbedaan budaya dan suku, karena kita semua berasal dari satu keluarga manusia, dan Allah ingin semua orang diselamatkan.

Tuhan, buka mataku untuk melihat semua orang sebagai saudara, terlepas dari latar belakang mereka, dan beri aku kasih untuk menjangkau mereka. Amin.