Dua Anak Eber, Bumi Terbelah

1 Tawarikh 1:19

Dari Adam hingga Abraham

Bagi Eber, lahir dua anak laki-laki. Yang satu bernama Peleg karena pada masa hidupnya bumi terbelah. Nama saudaranya adalah Yoktan.

1 Tawarikh 1:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 1:19?

Ayat ini mencatat bahwa Eber memiliki dua anak laki-laki: Peleg dan Yoktan. Nama Peleg berarti 'terbagi', karena pada zamannya bumi terbagi-bagi, mungkin merujuk pada penyebaran manusia setelah Menara Babel.

Latar belakang

Penjelasan Nama Peleg

Ayat ini mencatat kelahiran dua anak Eber. Salah satunya bernama Peleg, dan penulis menjelaskan bahwa pada zamannya bumi terbagi-bagi, mungkin merujuk pada peristiwa Menara Babel atau penyebaran bangsa-bangsa. Ini menunjukkan bahwa penulis ingin menghubungkan silsilah dengan peristiwa besar dalam sejarah.

Di mana

Yerusalem

Di bait suci, saat membaca kitab

Kapan

~400 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari Babel
Pembaharuan Nehemia
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

Sejarawan imam, pasca-pembuangan, ~400 SM

U

Kepada

Umat Israel Kembali

Orang-orang yang baru kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פֶּלֶג

Peleg · Peleg

Berarti 'terbelah' atau 'saluran air'.

אֶרֶץ

erets · bumi

Tanah, negeri, atau bumi secara keseluruhan.

פָּלַג

palag · terbelah

Membagi, memisahkan, atau membelah.

Nama Peleg secara harfiah berarti 'terbelah', dan ayat ini mengaitkannya dengan pembagian bumi. Ini menunjukkan bahwa nama-nama dalam silsilah sering kali memiliki makna peristiwa, mengingatkan kita bahwa Allah bekerja dalam sejarah.

Tahukah kamu

Eber sebagai Nenek Moyang

Nama 'Ibrani' mungkin berasal dari 'Eber', sehingga ayat ini menunjukkan bahwa Abraham adalah keturunan Eber dan menjadi bapa bangsa Ibrani.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 1:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 1:19

✕  Sering dikira

Menganggap bumi terbelah secara harfiah seperti benua terpisah.

✓  Yang sebenarnya

Konteks menunjukkan pembagian bahasa dan penyebaran bangsa-bangsa, bukan geologi.

✕  Sering dikira

Mengira Peleg adalah nama tempat.

✓  Yang sebenarnya

Peleg adalah nama orang, yaitu salah satu anak Eber.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 1:19

Nama bisa menjadi cerminan situasi atau harapan orang tua. Kita juga dapat merenungkan bagaimana hidup kita—apakah kita menjadi pembawa perdamaian atau perpecahan? Mari berusaha menjadi pribadi yang mempersatukan, bukan memecah belah.

Tuhan, terima kasih karena Engkau memegang kendali atas sejarah dan pembagian umat manusia; tolong aku menjadi alat pemersatu di tengah keluargaku dan lingkunganku, Amin.