Daud Melamar Abigail

1 Samuel 25:40

Abigail Menjadi Istri Daud

PerikopKematian Nabal · 1 Samuel 25:36-44 →
“Hamba-hamba Daud datang kepada Abigail di Karmel, dan berkata kepadanya, “Daud mengutus kami kepadamu untuk mengambilmu menjadi istrinya.””

1 Samuel 25:40 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 25:40?

Hamba-hamba Daud datang kepada Abigail di Karmel dan menyampaikan lamaran Daud untuk menjadikannya istri. Ini terjadi segera setelah kematian Nabal, menunjukkan bahwa Daud menghargai kebijaksanaan dan ketulusan Abigail.

Latar belakang

Lamaran Resmi

Setelah Nabal mati, Daud mengirim utusan ke Karmel untuk melamar Abigail. Para utusan menyampaikan pesan singkat dan resmi: Daud ingin mengambil Abigail menjadi istrinya.

Di mana

Karmel

Di rumah Abigail, siang hari

Kapan

~1010 SM

Masa Daud sebelum menjadi raja

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Nabal
Daud mengambil Abigail
Kamu di sini
h

Yang berbicara

hamba-hamba Daud

utusan resmi Daud, membawa lamaran

A

Kepada

Abigail

janda Nabal, baru saja dikaruniai kebebasan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לָקַחַת

laqachat · mengambilnya

mengambil, membawa, atau menjadikan sebagai istri (dalam konteks pernikahan)

לְאִשָּׁה

le'ishah · istrinya

menjadi perempuan yang dinikahi, pasangan hidup

דָּוִד

David · Daud

nama raja Israel, berarti 'yang dikasihi'

Kata 'mengambil' menunjukkan bahwa pernikahan pada zaman itu sering dimulai dengan inisiatif pihak laki-laki untuk 'membawa' perempuan itu ke rumahnya sebagai istri.

Tahukah kamu

Karmel yang mana?

Karmel di sini bukan Gunung Karmel di utara, melainkan sebuah kota di wilayah Yehuda, dekat Hebron.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 25:40

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 25:40

✕  Sering dikira

Daud meminang Abigail segera setelah Nabal mati, tanpa menghormati masa berkabung.

✓  Yang sebenarnya

Tidak ada aturan masa berkabung yang disebutkan; Daud mungkin menunggu beberapa waktu, dan Abigail sendiri menerima lamaran.

✕  Sering dikira

Abigail tidak punya pilihan dalam hal ini karena Daud adalah calon raja.

✓  Yang sebenarnya

Meski posisinya kuat, Daud mengirim utusan untuk memintanya, dan Abigail bisa menolak; ia memilih untuk menerima.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 25:40

Tuhan memakai keadaan untuk membawa kebaikan. Abigail yang bijak dihargai dan diberikan tempat yang terhormat. Kita juga harus menghargai orang-orang yang bijak dan berani berkata benar, bahkan dalam situasi sulit.

Tuhan, mampukan aku untuk menghargai kebijaksanaan orang lain dan membuka hati untuk menerima nasihat yang baik. Amin.