Izebel Berkomplot untuk Nabot
1 Raja-raja 21:7
Kebun Anggur Nabot dan Keadilan Tuhan
PerikopKebun Anggur Nabot · 1 Raja-raja 21:1-29 →“Izebel, istrinya berkata kepadanya, “Bukankah engkau sekarang memerintah sebagai raja atas Israel? Bangun, makanlah roti dan biarlah hatimu bergembira! Aku akan memberikan kepadamu kebun anggur Nabot, orang Yizreel itu.””1 Raja-raja 21:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata Izebel, isterinya, kepadanya: "Bukankah engkau sekarang yang memegang kuasa raja atas Israel? Bangunlah, makanlah dan biarlah hatimu gembira! Aku akan memberikan kepadamu kebun anggur Nabot, orang Yizreel itu."”1 Raja-raja 21:7 · TB
Terjemahan Baru
“"Kau kan raja di Israel!" sahut Izebel. "Bangunlah sekarang dan makanlah. Senangkanlah hatimu, sebab saya akan memberikan kebun anggur Nabot itu kepadamu!"”1 Raja-raja 21:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Isebel berkata, “Bukankah kamu raja atas Israel! Bangun dan makanlah. Jangan sedih lagi. Aku akan mendapatkan kebun anggur Nabot itu untukmu!””1 Raja-raja 21:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Jezebel his wife said unto him, Dost thou now govern the kingdom of Israel? arise, and eat bread, and let thine heart be merry: I will give thee the vineyard of Naboth the Jezreelite.”1 Raja-raja 21:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 21:7?
Izebel menegur Ahab yang murung karena tidak bisa membeli kebun anggur Nabot. Dia mengingatkan Ahab bahwa dia adalah raja Israel, jadi dia seharusnya bertindak sesuai kuasanya. Izebel berjanji akan mengambil kebun anggur itu untuk Ahab, menunjukkan sikapnya yang manipulatif dan tidak takut akan Tuhan.
Latar belakang
Izebel Berjanji Mengambil Kebun Anggur
Ahab mengeluh kepada Izebel bahwa Nabot menolak menjual kebun anggurnya meskipun Ahab menawarkan ganti yang lebih baik. Izebel, yang tidak tahan melihat suaminya murung, bertanya balik dengan sindiran bahwa Ahab adalah raja Israel. Dia berjanji akan memberikan kebun anggur itu kepadanya, menandakan rencana jahatnya.
Di mana
Samaria
Di istana kerajaan, kamar tidur Ahab
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terbagi: Israel
Yang berbicara
Izebel
Ratu Israel, licik dan haus kuasa
Kepada
Ahab
Raja Israel, mudah terpengaruh
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָלַךְ
malak · memerintah
bertindak sebagai raja, memiliki otoritas
נָתַן
natan · memberikan
memberi, menyerahkan, mengabulkan permintaan
כֶּרֶם
kerem · kebun anggur
kebun anggur, lambang warisan dan berkat
Ketiga kata ini menyoroti ketegangan antara otoritas raja dan hak milik pusaka. Izebel memakai kekuasaan raja untuk memaksa pemberian, melanggar hukum adat dan perintah Tuhan.
Tahukah kamu
Kekuatan Tersembunyi Izebel
Meskipun Izebel adalah ratu, dia bertindak atas nama Ahab tanpa sepengetahuannya. Ini menunjukkan pengaruh besar yang dia miliki dalam pemerintahan, melampaui peran tradisional wanita saat itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 21:7
1 Raja-raja 21:19
penyalahgunaan kuasa
“Beginilah TUHAN berfirman: Apakah kamu telah membunuh dan juga merampasnya?”
Amsal 28:15
pemimpin jahat
“Seperti singa yang meraung dan beruang yang menyerbu adalah penguasa jahat atas rakyat yang lemah.”
Mikha 2:2
merampas warisan
“Mereka mengingini ladang-ladang dan merampasnya, juga rumah-rumah, lalu mengambilnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 21:7
✕ Sering dikira
Izebel hanya menghibur Ahab dan tidak berniat jahat.
✓ Yang sebenarnya
Kata-katanya sinis dan menunjukkan rencana yang sudah terpikir untuk memfitnah Nabot.
✕ Sering dikira
Ahab tidak tahu bahwa Izebel akan melakukan kejahatan.
✓ Yang sebenarnya
Meski tidak spesifik, Ahab seharusnya tahu karakter Izebel yang licik, dan dia kemudian menerima keuntungan dari kejahatan itu.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 21:7
Kita sering tergoda untuk menyalahgunakan otoritas atau posisi yang kita miliki untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Izebel mengingatkan kita bahwa keinginan untuk memaksa atau memanipulasi orang lain adalah dosa. Belajarlah untuk menghormati hak dan keputusan orang lain, bahkan ketika itu tidak sesuai dengan keinginan kita.
Tuhan, ajarlah aku untuk menggunakan pengaruh dan posisiku dengan integritas, bukan untuk memaksakan kehendakku sendiri, tetapi untuk melayani orang lain dengan kasih. Amin.