Anak Diserahkan Kembali

1 Raja-raja 17:23

Elia dan Janda di Sarfat

Elia mengambil anak itu, membawanya turun dari kamar atas rumah itu dan memberikannya kepada ibunya. Elia berkata, “Lihatlah, anakmu hidup!”

1 Raja-raja 17:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Raja-raja 17:23?

Elia membawa anak itu turun dan menyerahkannya kepada ibunya, dengan berkata, "Lihatlah, anakmu hidup!" Ini adalah pemulihan yang ajaib dan menjadi kesaksian yang menguatkan iman janda itu.

Latar belakang

Elia Menyerahkan Anak kepada Ibunya

Setelah anak hidup, Elia membawanya turun dan memberikannya kepada ibunya. Ia mengumumkan, 'Lihat, anakmu hidup.'

Di mana

Zarefat (Sarfat)

Kota Fenisia dekat Sidon, di rumah janda

Kapan

~860 SM

Kerajaan Terpecah – Era Elia

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Anak hidup kembali
Pengakuan iman janda
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Raja-raja

Sejarawan nabi, mencatat karya Tuhan

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat yang perlu diyakinkan kuasa Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לָקַח

laqach · mengambil

mengambil atau menerima dengan tangan

נָתַן

nathan · memberikannya

memberi, menyerahkan kepada

חַי

chay · hidup

hidup, memiliki kehidupan

Elia laqach anak itu dan nathan kepada ibu, perintah 'chay' menegaskan bahwa kehidupan dipulihkan. Tindakan nyata iman disertai perkataan yang menghidupkan.

Tahukah kamu

Kata 'hidup' Dipakai Elia

Elia memakai kata 'hay' (hidup) yang juga terdapat dalam sumpahnya tentang TUHAN yang hidup, menunjukkan kehidupan sejati hanya dari Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 17:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 17:23

✕  Sering dikira

Elia mempertontonkan kuasa agar dihormati.

✓  Yang sebenarnya

Tindakan Elia memuliakan Tuhan, bukan dirinya.

✕  Sering dikira

Anak itu hanya pingsan, tidak benar-benar mati.

✓  Yang sebenarnya

Teks menyatakan nyawanya hilang dan kembali, jadi mati sungguhan.

Renungan

Renungan Singkat 1 Raja-raja 17:23

Tuhan tidak hanya memulihkan, tetapi juga mengembalikan sukacita dan harapan. Kita dipanggil untuk menjadi saksi atas karya Tuhan dalam hidup kita, membagikan kabar baik kepada orang lain.

Ya Tuhan, jadikan kami saksi-Mu, agar melalui kami banyak orang melihat kuasa-Mu yang menghidupkan, Amin.