Abad 1 M

Yohanes

Murid yang dikasihi Yesus

Siapa Itu Yohanes?

Yohanes adalah salah satu dari dua belas murid Yesus, yang dikenal sebagai 'murid yang dikasihi' dalam Injilnya sendiri. Ia berasal dari keluarga nelayan, putra Zebedeus dan Salome, dan bersama saudaranya Yakobus meninggalkan jala mereka di Danau Galilea untuk mengikuti Yesus (Markus 1:19-20). Yohanes menjadi bagian dari lingkaran dalam murid-murid Yesus, bersama Petrus dan Yakobus, dan menyaksikan peristiwa penting seperti transfigurasi dan doa di Getsemani.

Alur kisahnya menunjukkan keintiman dengan Yesus: pada Perjamuan Terakhir, ia bersandar dekat di dada Yesus (Yohanes 13:23), dan di salib, Yesus mempercayakan ibunya Maria kepadanya (Yohanes 19:26-27). Setelah kebangkitan, Yohanes bersama Petrus berlari ke kubur yang kosong, dan di pantai Tiberias ia mengenali Yesus saat memberi makan mereka dengan roti dan ikan (Yohanes 21:7). Kemudian, menurut tradisi dan kitab Wahyu, Yohanes diasingkan ke Pulau Patmos karena imannya, dan di sana ia menerima penglihatan tentang akhir zaman (Wahyu 1:9).

Kisah Yohanes relevan hari ini karena menunjukkan bahwa iman bukan tentang menjadi sempurna, tetapi tentang tinggal dekat dengan Yesus. Dari temperamen yang cepat marah (ia pernah ingin memanggil api dari langit, Lukas 9:54) hingga menjadi rasul kasih yang menulis banyak tentang cinta, perubahannya mengajarkan bahwa kasih Yesus dapat mentransformasi karakter kita. Yohanes juga mengingatkan kita bahwa setiap orang dipanggil untuk mengasihi sesama, seperti ia merawat Maria sebagai ibunya sendiri. Ketika kita merasa sendiri atau diasingkan seperti Yohanes di Patmos, kita bisa mendapat penghiburan bahwa Kristus tetap hadir dan menyatakan rencana-Nya kepada mereka yang setia.

Kisah Yohanes di Alkitab

  1. Dipanggil dari jalaMarkus 1
  2. Bersandar dekat YesusYohanes 13
  3. Menerima titipan Maria di salibYohanes 19
  4. Pemulihan di pantaiYohanes 21
  5. Penglihatan di PatmosWahyu 1

Tokoh terkait