Abad 1 M

Matius

Pemungut cukai yang menjadi penulis Injil

Siapa Itu Matius?

Matius, juga dikenal sebagai Lewi, adalah seorang pemungut cukai yang bekerja untuk pemerintah Romawi di Kapernaum. Profesi ini membuatnya dibenci oleh orang Yahudi karena dianggap pengkhianat dan penindas yang mengambil keuntungan dari sesamanya. Suatu hari, Yesus melihat Matius duduk di meja cukai dan hanya berkata, "Ikutlah Aku," dan Matius meninggalkan segalanya untuk mengikuti-Nya (Matius 9:9). Panggilan ini menunjukkan bahwa Yesus tidak memandang latar belakang atau dosa seseorang, tetapi melihat potensi di dalam diri mereka.

Setelah dipanggil, Matius mengadakan perjamuan besar di rumahnya dan mengundang Yesus serta banyak pemungut cukai dan orang berdosa lainnya (Lukas 5:29). Ketika orang Farisi mengkritik Yesus karena bergaul dengan orang-orang seperti itu, Yesus menjawab, "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit" (Lukas 5:31). Matius kemudian menjadi salah satu dari dua belas rasul dan menyaksikan pelayanan Yesus secara langsung. Di akhir Injilnya, ia mencatat Amanat Agung di mana Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk pergi ke segala bangsa dan menjadikan mereka murid (Matius 28:19-20).

Kisah Matius relevan bagi kita karena mengajarkan bahwa kasih karunia Allah tidak terbatas oleh masa lalu kita. Matius adalah orang yang dianggap hina oleh masyarakat, tetapi Yesus melihatnya dan memanggilnya menjadi bagian dari pekerjaan kerajaan. Ini mengingatkan kita bahwa tidak ada yang terlalu jauh dari kasih Allah, dan setiap orang memiliki tempat dalam rencana-Nya. Selain itu, kesediaan Matius untuk meninggalkan kehidupannya yang nyaman dan bergabung dengan Yesus menunjukkan iman yang radikal, yang menjadi teladan bagi kita untuk berani mengambil langkah mengikuti panggilan Tuhan, apa pun risikonya.

Kisah Matius di Alkitab

  1. Dipanggil dari meja cukaiMatius 9
  2. Perjamuan di rumahnyaLukas 5
  3. Amanat AgungMatius 28

Tokoh terkait