Yesus tahu dari awal siapa yang tidak percaya
Yohanes 6:64
Roti dari Surga
“Akan tetapi, ada beberapa di antara kamu yang tidak percaya.” Sebab, dari semula, Yesus tahu siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan mengkhianati Dia.”Yohanes 6:64 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia.”Yohanes 6:64 · TB
Terjemahan Baru
“Namun ada juga di antara kalian yang tidak percaya." (Yesus sudah tahu dari mulanya siapa-siapa yang tidak mau percaya, dan siapa yang akan mengkhianati-Nya.)”Yohanes 6:64 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Aku tahu bahwa beberapa di antara kalian tidak percaya kepada-Ku.” (Karena Yesus sudah tahu sejak awal siapa saja yang tidak percaya kepada-Nya, bahkan Dia tahu orang yang akan mengkhianati Dia di kemudian hari.)”Yohanes 6:64 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But there are some of you that believe not. For Jesus knew from the beginning who they were that believed not, and who should betray him.”Yohanes 6:64 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 6:64?
Yesus tahu dari awal siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan mengkhianati Dia. Ini menunjukkan pengetahuan ilahi-Nya. Dia tidak terkejut dengan ketidakpercayaan atau pengkhianatan, tetapi tetap setia mengajar dan memberi kesempatan untuk percaya.
Latar belakang
Tidak ada yang tersembunyi dari Yesus
Yohanes memberi catatan penting: dari semula Yesus sudah tahu siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan mengkhianati Dia. Tidak ada yang mengejutkan-Nya. Ketidakpercayaan beberapa orang dan pengkhianatan Yudas bukanlah kegagalan plan — semua sudah dalam pengetahuan dan kendali Yesus.
Di mana
Sinagoge Kapernaum
Di antara kelompok murid yang sedang mulai pecah
Kapan
~30 M
Krisis di antara para murid
Yang berbicara
Yohanes (penulis Injil)
Memberi penjelasan tentang pengetahuan ilahi Yesus
Kepada
Pembaca Injil Yohanes
Perlu memahami bahwa Yesus tidak pernah terkejut
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ᾔδει
ēidei · knew
Tahu secara mendalam dan intuitif; bukan informasi baru tapi pengetahuan yang sudah lama ada
ἐξ ἀρχῆς
ex archēs · from the beginning
Dari awal, dari permulaan; bukan dari kapan baru-baru ini, tapi dari awal semuanya
παραδώσων
paradōsōn · betray
Yang akan menyerahkan; future participle — Yesus sudah tahu ini akan terjadi
Kata 'ex archēs' (dari awal) menegaskan ini bukan pengetahuan yang Yesus dapat belakangan. Ini pengetahuan ilahi yang ada sejak sebelum semuanya dimulai.
Tahukah kamu
Yudas disebut pengkhianat bahkan sebelum pengkhianatan terjadi
Ini adalah isyarat pertama dalam Injil Yohanes bahwa ada seorang pengkhianat di antara 12 murid. Yohanes melakukannya dengan sangat halus — tidak menyebut nama, hanya 'siapa yang akan mengkhianati Dia'. Pembaca yang tahu akhir cerita langsung mengerti.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 6:64
Yohanes 2:24-25
Pengetahuan yang sama tentang isi hati manusia sudah dinyatakan sejak awal Injil
“Yesus tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka... sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia.”
Mazmur 139:1-4
Allah yang mengetahui pikiran dan hati manusia secara mendalam
“TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku... Engkau mengetahui pikiranku dari jauh.”
Yohanes 13:18
Yesus mengkonfirmasi pengetahuan-Nya tentang Yudas di Perjamuan Terakhir
“Bukan tentang kamu semua Aku berkata ini. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 6:64
✕ Sering dikira
Yesus memilih Yudas sebagai murid karena salah pilih atau tidak tahu.
✓ Yang sebenarnya
Teks ini secara eksplisit menolak kesimpulan itu: Yesus tahu dari awal siapa yang akan mengkhianati Dia.
✕ Sering dikira
Ketidakpercayaan beberapa orang adalah kegagalan misi Yesus.
✓ Yang sebenarnya
Yesus tidak terkejut dengan ini. Dalam rencana-Nya yang lebih besar, bahkan pengkhianatan pun ada dalam kendali-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 6:64
Tuhan mengetahui hati kita sepenuhnya, termasuk keraguan dan kelemahan kita. Namun, Dia tetap mengasihi kita dan memberi kesempatan untuk berbalik kepada-Nya. Jangan menyembunyikan ketidakpercayaan, tetapi datanglah dengan jujur kepada-Nya.
Tuhan, Engkau mengenalku lebih dalam dari aku mengenal diriku. Ampunilah ketidakpercayaanku dan tolong aku untuk tetap setia. Amin.