Raja melepas jubah, ambil kain pembantu
Yohanes 13:4
Kasih Sampai Akhir — Malam Sebelum Salib
“Dia berdiri dari jamuan makan malam dan melepaskan jubah-Nya, serta mengambil kain linen dan mengikatkannya pada pinggang-Nya.”Yohanes 13:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya,”Yohanes 13:4 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab itu Ia berdiri, membuka jubah-Nya, dan mengikat anduk pada pinggang-Nya.”Yohanes 13:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“sementara kami sedang makan, Yesus berdiri dan melepas jubah-Nya. Kemudian Dia mengambil handuk dan mengikat handuk itu di pinggang-Nya.”Yohanes 13:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He riseth from supper, and laid aside his garments; and took a towel, and girded himself.”Yohanes 13:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 13:4?
Yesus bangkit dari meja makan, melepas jubah-Nya, dan mengikatkan kain linen di pinggang-Nya. Tindakan ini adalah persiapan untuk menjadi seorang pelayan. Ia mengambil posisi yang rendah untuk melayani para murid, yang biasanya dilakukan oleh budak atau pelayan.
Latar belakang
Setiap gerakan disengaja
Yohanes sangat detail di sini: Yesus berdiri, melepas jubah luar, mengambil handuk, mengikatkannya ke pinggang. Ini gerakan seorang pelayan — bukan tuan. Jubah luar adalah tanda status; melepasnya adalah tanda merendahkan diri secara publik.
Di mana
Yerusalem — Ruang Atas
Ruang makan tempat perjamuan — ada baskom dan kendi air di sana
Kapan
~30 M
Malam sebelum penyaliban
Yang berbicara
Yohanes (penulis)
Mencatat setiap gerakan Yesus dengan detail yang menyentuh
Kepada
Pembaca Injil Yohanes
Jemaat yang menyaksikan simbolisme tindakan Yesus lewat tulisan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
τίθησιν
Melepaskan / meletakkan · laid aside
Kata yang sama dipakai Yesus untuk 'meletakkan nyawa-Nya' di Yoh. 10:17-18 — paralel yang kuat
ἱμάτια
Jubah luar / pakaian · garments
Pakaian yang melambangkan status sosial dan kehormatan di budaya Mediterania
λέντιον
Kain linen / handuk · towel
Kata Latin yang masuk ke Yunani — jenis kain yang dipakai oleh pelayan atau budak
Yohanes memakai kata τίθησιν (melepaskan) yang sama dengan ketika Yesus bicara soal nyawa-Nya. Tindakan melepas jubah ini adalah bayangan dari salib — keduanya adalah pilihan untuk merendahkan diri demi orang lain.
Tahukah kamu
Membasuh kaki — pekerjaan budak terendah
Di dunia Yahudi abad pertama, membasuh kaki tamu biasanya dilakukan oleh budak non-Yahudi, atau jika tidak ada budak, oleh murid-murid terhadap guru mereka. Tapi guru membasuh kaki murid? Itu tak pernah terjadi — sampai malam ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 13:4
Yohanes 10:17-18
Kata 'meletakkan' yang sama — pembasuhan kaki adalah pratanda penyaliban
“Aku menyerahkan nyawa-Ku supaya Aku mengambilnya kembali... Tidak ada seorangpun yang mengambilnya dari pada-Ku.”
Markus 10:45
Yesus menyatakan sendiri bahwa melayani adalah inti misi-Nya
“Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani.”
Lukas 22:27
Yesus membalikkan hierarki pelayanan yang ada
“Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Namun Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 13:4
✕ Sering dikira
Melepas jubah hanya tindakan praktis supaya tidak kotor saat membasuh kaki
✓ Yang sebenarnya
Yohanes sangat sengaja memilih kata τίθησιν yang sama untuk 'meletakkan nyawa'. Ada makna teologis dalam setiap gerakan ini.
✕ Sering dikira
Ini cuma ritual bersih-bersih sebelum makan yang sudah umum di budaya Yahudi
✓ Yang sebenarnya
Membasuh kaki tamu memang umum, tapi dilakukan oleh budak atau tuan rumah terhadap tamu. Guru membasuh kaki murid adalah pembalikan total tatanan sosial.
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 13:4
Yesus menunjukkan bahwa tidak ada tugas yang terlalu hina untuk dilakukan dalam melayani. Kita dipanggil untuk rela melakukan pekerjaan yang tidak menyenangkan atau dianggap rendah, karena itu mencerminkan karakter Kristus.
Ya Yesus, robeklah keegoisanku dan buatlah aku rela melayani dalam hal-hal kecil. Ajar aku untuk tidak gengsi membasuh kaki sesamaku. Amin.