Yesus menyelupkan roti dan memberikannya kepada Yudas
Yohanes 13:26
Kasih Sampai Akhir — Malam Sebelum Salib
“Yesus menjawab, “Orang itu adalah dia yang kepadanya Aku memberikan potongan roti ini setelah Aku mencelupkannya.” Lalu, setelah mencelupkan potongan roti itu, Yesus memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot.”Yohanes 13:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawab Yesus: "Dialah itu, yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya." Sesudah berkata demikian Ia mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot.”Yohanes 13:26 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus menjawab, "Orang yang Kuberikan roti yang Kucelupkan ke dalam mangkok, dialah orangnya." Maka Yesus mengambil sepotong roti, mencelupnya ke dalam mangkok; lalu memberikannya kepada Yudas anak Simon Iskariot.”Yohanes 13:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yesus menjawab, “Orang yang menerima roti yang Aku celupkan ini, dialah yang Aku maksud.” Sesudah berkata begitu, Dia mengambil sepotong roti, mencelupkannya ke dalam mangkuk, dan memberikannya kepada Yudas anak Simon, orang Kariot.”Yohanes 13:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Jesus answered, He it is, to whom I shall give a sop, when I have dipped it. And when he had dipped the sop, he gave it to Judas Iscariot, the son of Simon.”Yohanes 13:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 13:26?
Yesus memberi tanda dengan memberikan roti yang dicelupkan kepada Yudas, menunjukkan bahwa Ia mengetahui pengkhianatan itu dan tetap mengasihi Yudas.
Latar belakang
Tanda yang hanya dipahami sedikit orang
Yesus tidak berteriak 'Yudas pengkhianat!' di depan semua orang — Dia memberikan tanda yang hanya Yohanes (dan mungkin Petrus) yang pahami. Mencelupkan roti dan memberikannya ke seseorang di meja adalah tanda kehormatan tuan rumah kepada tamu. Tapi di konteks ini, itu adalah penandaan.
Di mana
Yerusalem — Ruang Atas
Di meja perjamuan dengan piring dan saus di tengah meja
Kapan
~30 M
Malam sebelum penyaliban
Yang berbicara
Yesus
Mengidentifikasi pengkhianat dengan tindakan — bukan kata-kata keras
Kepada
Yohanes (dan mungkin Petrus)
Yang bertanya dan menerima jawaban dari Yesus secara private
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
βάψω
Mencelupkan · dip
Kata yang sama dengan 'baptizo' dalam bentuk lain — menyelam ke dalam cairan
ψωμίον
Potongan roti / gigitan kecil · morsel
Diminutif dari 'psomi' — potongan kecil yang dicelupkan, bukan sepotong besar
δίδωσιν
Memberikan (present) · gave
Present yang dramatis — Yohanes menulis seolah kita menyaksikan langsung
βάψω (mencelupkan) + δίδωσιν (memberikan) membingkai tindakan Yesus yang penuh ironi: ritual kehormatan Paskah digunakan untuk menandai pengkhianatan. Kasih dan pengkhianatan duduk di meja yang sama, makan dari piring yang sama.
Tahukah kamu
Mencelupkan roti — tanda kehormatan yang berubah makna
Di perjamuan Paskah Yahudi, ada ritual mencelupkan makanan dalam saus pahit (maror) sebagai peringatan pahitnya perbudakan di Mesir. Tuan rumah yang memberikan celupan pertama kepada tamu adalah tanda kehormatan. Yesus menggunakan momen ritual ini untuk mengidentifikasi pengkhianat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 13:26
Mazmur 41:9
Nubuat yang sedang digenapi di depan mata — berbagi roti dengan pengkhianat
“Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku.”
Rut 2:14
Mencelupkan roti bersama adalah tanda persekutuan dan kehormatan dalam konteks Yahudi
“Boaz berkata kepadanya: Kemarilah, makanlah roti ini dan celupkanlah suapmu ke dalam cuka ini.”
Matius 26:23
Versi Matius menggambarkan hal yang sama dengan cara yang lebih umum
“Ia menjawab: Dia yang mencelupkan tangannya bersama-sama dengan Aku ke dalam pinggan, dialah yang akan menyerahkan Aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 13:26
✕ Sering dikira
Yesus memberi roti kepada Yudas sebagai kesempatan terakhir untuk bertobat
✓ Yang sebenarnya
Yesus menggunakan momen ini sebagai tanda identifikasi — jawaban atas pertanyaan Yohanes. Ini bukan undangan pertobatan untuk Yudas, tapi penandaan yang disengaja.
✕ Sering dikira
Semua murid tahu Yudas adalah pengkhianat setelah kejadian ini
✓ Yang sebenarnya
Sebagian besar murid tidak memahami makna tindakan Yesus (ayat 28-29) — hanya yang bertanya yang menerima jawaban.
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 13:26
Tuhan tetap mengasihi bahkan orang yang akan mengkhianati-Nya. Bagaimana kita memperlakukan orang yang bersalah kepada kita? Apakah kita bisa menunjukkan kebaikan seperti Yesus?
Tuhan, tolong aku untuk mengasihi orang yang menyakitiku, seperti Engkau mengasihi Yudas. Amin.