Imam Besar yang Tidak Tahu Apa yang Dia Ucapkan

Yohanes 11:49

Rencana untuk Membunuh Yesus

Akan tetapi, seorang dari mereka yang bernama Kayafas, yang menjadi imam besar pada tahun itu, berkata kepada mereka, “Kalian tidak tahu apa-apa,

Yohanes 11:49 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yohanes 11:49?

Kayafas, imam besar tahun itu, menegur mereka karena tidak memahami bahwa lebih baik satu orang mati demi bangsa daripada seluruh bangsa binasa. Ia mengusulkan solusi pragmatis untuk mengorbankan Yesus demi kepentingan politik dan keselamatan nasional.

Latar belakang

Ketidaktahuan yang Sombong

'Kamu tidak tahu apa-apa' — Kayafas memotong diskusi dengan pernyataan sombong. Ironisnya, Yohanes mencatat bahwa justru Kayafaslah yang tidak tahu apa yang sedang dia ucapkan. Dia berpikir memberi solusi politik, padahal dia sedang bernubuat tentang penebusan.

Di mana

Yerusalem

Ruang sidang Sanhedrin

Kapan

~30 M

Rapat darurat Sanhedrin membahas Yesus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Diskusi takut tentang Romawi
Kayafas merumuskan solusi satu orang mati
Kamu di sini
K

Yang berbicara

Kayafas

Imam Besar Yahudi tahun 18-36 M, menantu Hanas

A

Kepada

Anggota Sanhedrin

Dewan tertinggi agama Yahudi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

Καϊάφας

Kaiaphas · Caiaphas

Kayafas — nama Aram, mungkin berarti 'penyelidik' atau 'penggali'

οὐδέν

ouden · nothing

Tidak ada — penolakan total terhadap pemahaman yang lain

ἀρχιερεύς

archiereus · high priest

Imam besar — pemimpin tertinggi agama Yahudi pada masa itu

Kayafas berbicara dengan otoritas imam besar tapi tanpa mengerti apa yang dia katakan. Ironisnya, posisinya sebagai imam besar justru yang membuat ucapannya menjadi nubuat — Yohanes menekankan ini di ayat berikutnya.

Tahukah kamu

Kayafas — Imam Besar Terlama

Yusuf Kayafas menjadi imam besar selama 18 tahun (18-36 M) — waktu yang sangat lama untuk jabatan itu. Dia menantu Hanas, mantan imam besar yang masih sangat berpengaruh. Setelah Yesus bangkit, Kayafas juga yang menginterogasi Petrus dan Yohanes (Kis 4).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 11:49

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yohanes 11:49

✕  Sering dikira

'Kayafas adalah orang paling jahat dalam cerita ini'

✓  Yang sebenarnya

Kayafas bertindak berdasarkan logika politik — dia tidak tahu dia sedang bernubuat tentang penebusan yang jauh lebih besar

✕  Sering dikira

'Imam besar tidak bisa bernubuat karena jabatan itu sudah korup'

✓  Yang sebenarnya

Yohanes menunjukkan Allah bisa menggunakan siapa pun — bahkan orang yang tidak bermaksud bernubuat — sebagai alat nubuat

Renungan

Renungan Singkat Yohanes 11:49

Seringkali kita membuat keputusan berdasarkan perhitungan manusiawi yang tampak logis, tetapi bisa bertentangan dengan kehendak Allah. Evaluasi kembali prioritas dan keputusan kita, jangan sampai kita mengorbankan kebenaran demi kenyamanan atau keamanan semu.

Tuhan, berikan kami hikmat untuk membedakan antara pertimbangan manusiawi dan kehendak-Mu dalam setiap keputusan kami. Amin.