Yesus Melihat Gambaran Besar
Yohanes 11:4
Lazarus Dibangkitkan dari Mati
“Namun, ketika Yesus mendengar kabar itu, Dia berkata, “Penyakit itu tidak akan menyebabkan kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah supaya Anak Allah dimuliakan melaluinya.””Yohanes 11:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan."”Yohanes 11:4 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata, "Penyakit ini tidak akan menyebabkan kematian. Ini terjadi supaya Allah diagungkan, dan supaya karenanya Anak Allah juga diagungkan."”Yohanes 11:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mendengar berita itu, Yesus berkata, “Penyakit itu tidak akan berakhir dengan kematian, tetapi justru untuk kemuliaan Allah. Dan melalui hal itu Aku sebagai Anak Allah juga akan dimuliakan.””Yohanes 11:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“When Jesus heard that, he said, This sickness is not unto death, but for the glory of God, that the Son of God might be glorified thereby.”Yohanes 11:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 11:4?
Yesus menanggapi kabar sakit Lazarus dengan menyatakan bahwa penyakit itu tidak berakhir dengan kematian, melainkan untuk kemuliaan Allah dan memuliakan Anak Allah. Ini mengindikasikan bahwa akan ada mujizat yang lebih besar dari sekadar kesembuhan fisik.
Latar belakang
Jawaban yang Tampaknya Dingin
Yesus bilang penyakit ini tidak akan berakhir dengan kematian. Padahal Lazarus memang mati. Tapi Yesus melihat lebih jauh — kematian itu bukan titik akhir, tapi pintu menuju demonstrasi kemuliaan Allah. Dia bicara tentang hasil akhir, bukan proses.
Di mana
Perea (seberang Yordan)
Tempat Yesus mengajar dan melayani setelah meninggalkan Yerusalem
Kapan
~30 M
Yesus menerima kabar sakit Lazarus
Yang berbicara
Yesus
Anak Allah yang berinkarnasi, Tuhan atas hidup dan mati
Kepada
Para murid
Dua belas murid yang bersama Yesus di Perea
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
δόξαν
doxan · glory
Kemuliaan, keagungan — bukan pujian kosong, tapi pernyataan siapa Allah sebenarnya
δοξασθῇ
doxasthē · glorified
Dimuliakan, dinyatakan keagungannya — Anak Allah dikenal lewat tindakan-Nya
θανάτου
thanatou · death
Kematian — dalam konteks ini bukan akhir yang permanen
Dua kali kata 'kemuliaan/dimuliakan' muncul dalam satu ayat. Seluruh kejadian ini diarahkan pada satu tujuan: menyatakan siapa Allah sebenarnya.
Tahukah kamu
Kematian Bukan Tujuan Akhir
Secara teknis Yesus tidak salah: Lazarus mati tapi dibangkitkan, jadi penyakit itu tidak berakhir dengan kematian permanen. Yesus bermain di level yang berbeda dari cara manusia biasa memandang situasi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 11:4
Yohanes 9:3
Pola yang sama — penderitaan sebagai panggung bagi tindakan Allah
“Bukan dia maupun orang tuanya yang berdosa, supaya pekerjaan Allah nyata dalam dia.”
Roma 8:28
Perspektif ilahi yang melihat akhir dari permulaan
“Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.”
Yesaya 48:11
Allah bertindak demi kemuliaan nama-Nya
“Demi Aku sendiri Aku melakukannya — demi nama-Ku supaya tidak dinajiskan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 11:4
✕ Sering dikira
'Yesus salah prediksi karena Lazarus toh mati juga'
✓ Yang sebenarnya
Yesus bicara tentang tujuan akhir — kematian Lazarus bukan akhir cerita, justru menjadi pintu mukjizat terbesar
✕ Sering dikira
'Allah memakai penderitaan seseorang seenaknya demi kemuliaan-Nya'
✓ Yang sebenarnya
Yesus tidak mengorbankan Lazarus — Dia memulihkannya, sambil menyatakan kuasa Allah atas kematian sekalipun
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 11:4
Tuhan dapat mengubah situasi yang tampaknya buruk menjadi kesempatan untuk menyatakan kemuliaan-Nya. Ketika kita menghadapi pencobaan, percayalah bahwa Allah punya rencana yang lebih besar.
Tuhan, dalam setiap kesulitan, tolong aku untuk melihat kemuliaan-Mu dan percaya bahwa Engkau bekerja untuk kebaikanku. Amin.