Membeli ladang dengan timbangan

Yeremia 32:9

Membeli ladang di tengah pengepungan

Jadi, aku membeli ladang Hanameel, anak pamanku, yang ada di Anatot, dan menimbang uang untuknya, sebanyak tujuh belas syikal perak.

Yeremia 32:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 32:9?

Yeremia membeli ladang Hanameel di Anatot dengan menimbang tujuh belas syikal perak. Tindakan ini menunjukkan ketaatan pada firman TUHAN, meskipun Yerusalem sedang terkepung dan membeli tanah tampak sia-sia.

Latar belakang

Transaksi pembelian tanah

Yeremia membeli ladang Hanameel di Anatot dengan membayar 17 syikal perak, sesuai dengan hukum. Tindakan ini dilakukan secara sah di hadapan saksi, menunjukkan keyakinan Yeremia akan pemulihan Israel.

Di mana

Anatot

Di halaman penjara, transaksi dilakukan

Kapan

~587 SM

Kerajaan Yehuda (akhir)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan Yerusalem oleh Babel
Kejatuhan Yerusalem dan pembuangan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang dipenjara karena bernubuat tentang kejatuhan Yerusalem

P

Kepada

Pembaca

Kita yang membaca kisah ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָנָה

qānāh · membeli

Memperoleh dengan membayar harga

שָׂדֶה

śādeh · ladang

Lahan atau tanah yang ditanami

כֶּסֶף

kesef · perak

Logam mulia yang digunakan sebagai mata uang

Membeli ladang dengan perak adalah tindakan konkret yang menunjukkan bahwa Yeremia percaya Tuhan akan memulihkan tanah itu, bukan sekadar teori.

Tahukah kamu

Tujuh belas syikal

Jumlah ini mungkin termasuk kecil untuk ladang, tetapi yang penting bukan jumlahnya, melainkan tindakan membeli itu sendiri sebagai tanda harapan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 32:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 32:9

✕  Sering dikira

Mengira tindakan itu sia-sia karena Yerusalem akan hancur.

✓  Yang sebenarnya

Tindakan itu adalah tanda iman akan pemulihan, bukan sekadar investasi duniawi.

✕  Sering dikira

Mengira Yeremia membeli ladang itu untuk keuntungan pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Ia membeli sebagai tanda ketaatan pada perintah Tuhan untuk menunjukkan masa depan yang penuh harapan.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 32:9

Ketaatan seringkali memerlukan tindakan yang berlawanan dengan logika. Yeremia membeli tanah di saat krisis, menunjukkan iman yang percaya pada janji Tuhan. Kita pun dipanggil untuk taat, sekalipun tidak melihat hasilnya.

Tuhan, berikan aku iman untuk taat melakukan kehendak-Mu, bahkan ketika keadaan tidak mendukung, karena aku percaya Engkau memegang masa depan. Amin.