Firman Tuhan datang kepada Yehezkiel
Yehezkiel 6:1
Hukuman atas Gunung-Gunung Israel
“Firman TUHAN datang kepadaku, kata-Nya,”Yehezkiel 6:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku: Yehezkiel 6.2–6 21”Yehezkiel 6:1 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata kepadaku,”Yehezkiel 6:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And the word of the LORD came unto me, saying,”Yehezkiel 6:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 6:1?
Yehezkiel menerima firman Tuhan secara langsung, menunjukkan bahwa nubuat ini bukan berasal dari dirinya sendiri, melainkan dari Allah. Ini menegaskan otoritas ilahi di balik pesan yang akan disampaikan.
Latar belakang
Panggilan untuk bernubuat
Ayat ini membuka bagian di mana TUHAN berfirman langsung kepada Yehezkiel. Ini menegaskan bahwa pesan yang akan disampaikan bukan berasal dari Yehezkiel, tetapi dari Tuhan sendiri.
Di mana
Babilonia (tempat pembuangan)
Di antara para buangan di Tel Aviv, dekat Sungai Kebar
Kapan
sekitar 593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab, mungkin Yehezkiel sendiri atau redaktur
Kepada
Pembaca
Orang Israel dan pembaca Alkitab sepanjang masa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָיָה
hayah · datang
menjadi, terjadi, atau tiba
יְהוָה
YHWH · TUHAN
Nama pribadi Allah Israel
דָּבָר
dabar · firman
perkataan, pesan, atau peristiwa
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa firman TUHAN bukan sekadar informasi, melainkan peristiwa yang terjadi secara nyata dalam hidup nabi—Allah berkomunikasi secara pribadi dan otoritatif.
Tahukah kamu
Frasa 'Firman TUHAN datang'
Frasa ini muncul lebih dari 50 kali dalam Kitab Yehezkiel, menekankan otoritas ilahi di balik setiap pesan nabi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 6:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 6:1
✕ Sering dikira
Menganggap 'firman TUHAN datang' hanya ungkapan puitis, bukan peristiwa nyata.
✓ Yang sebenarnya
Dalam Alkitab, frasa ini menunjukkan pengalaman profetis yang nyata, di mana Allah menyampaikan pesan spesifik kepada nabi.
✕ Sering dikira
Menyangka Yehezkiel adalah penulis tunggal yang mengarang kitabnya sendiri tanpa ilham.
✓ Yang sebenarnya
Kitab ini dipercaya berasal dari wahyu Allah, dan Yehezkiel menuliskannya sebagai nabi, dengan bimbingan Roh.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 6:1
Tuhan masih berbicara hari ini melalui Alkitab dan Roh-Nya. Mari kita peka mendengar suara-Nya dan bersedia menyampaikan pesan-Nya, meskipun mungkin tidak populer.
Tuhan, buka telingaku untuk mendengar firman-Mu dengan jelas, dan berani menyampaikannya dalam hidupku. Amin.