Firman Tuhan datang kepada Yehezkiel

Yehezkiel 6:1

Hukuman atas Gunung-Gunung Israel

Firman TUHAN datang kepadaku, kata-Nya,

Yehezkiel 6:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 6:1?

Yehezkiel menerima firman Tuhan secara langsung, menunjukkan bahwa nubuat ini bukan berasal dari dirinya sendiri, melainkan dari Allah. Ini menegaskan otoritas ilahi di balik pesan yang akan disampaikan.

Latar belakang

Panggilan untuk bernubuat

Ayat ini membuka bagian di mana TUHAN berfirman langsung kepada Yehezkiel. Ini menegaskan bahwa pesan yang akan disampaikan bukan berasal dari Yehezkiel, tetapi dari Tuhan sendiri.

Di mana

Babilonia (tempat pembuangan)

Di antara para buangan di Tel Aviv, dekat Sungai Kebar

Kapan

sekitar 593 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan Yerusalem oleh Babel
Kejatuhan Yerusalem (586 SM)
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab, mungkin Yehezkiel sendiri atau redaktur

P

Kepada

Pembaca

Orang Israel dan pembaca Alkitab sepanjang masa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הָיָה

hayah · datang

menjadi, terjadi, atau tiba

יְהוָה

YHWH · TUHAN

Nama pribadi Allah Israel

דָּבָר

dabar · firman

perkataan, pesan, atau peristiwa

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa firman TUHAN bukan sekadar informasi, melainkan peristiwa yang terjadi secara nyata dalam hidup nabi—Allah berkomunikasi secara pribadi dan otoritatif.

Tahukah kamu

Frasa 'Firman TUHAN datang'

Frasa ini muncul lebih dari 50 kali dalam Kitab Yehezkiel, menekankan otoritas ilahi di balik setiap pesan nabi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 6:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 6:1

✕  Sering dikira

Menganggap 'firman TUHAN datang' hanya ungkapan puitis, bukan peristiwa nyata.

✓  Yang sebenarnya

Dalam Alkitab, frasa ini menunjukkan pengalaman profetis yang nyata, di mana Allah menyampaikan pesan spesifik kepada nabi.

✕  Sering dikira

Menyangka Yehezkiel adalah penulis tunggal yang mengarang kitabnya sendiri tanpa ilham.

✓  Yang sebenarnya

Kitab ini dipercaya berasal dari wahyu Allah, dan Yehezkiel menuliskannya sebagai nabi, dengan bimbingan Roh.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 6:1

Tuhan masih berbicara hari ini melalui Alkitab dan Roh-Nya. Mari kita peka mendengar suara-Nya dan bersedia menyampaikan pesan-Nya, meskipun mungkin tidak populer.

Tuhan, buka telingaku untuk mendengar firman-Mu dengan jelas, dan berani menyampaikannya dalam hidupku. Amin.