Firman TUHAN kepada Yehezkiel
Yehezkiel 28:1
Kesombongan Raja Tirus dan Keruntuhannya
PerikopNubuat Melawan Raja Tirus · Yehezkiel 28:1-19 →“Firman TUHAN datang kepadaku, kata-Nya,”Yehezkiel 28:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka datanglah firman TUHAN kepadaku:”Yehezkiel 28:1 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata kepadaku,”Yehezkiel 28:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The word of the LORD came again unto me, saying,”Yehezkiel 28:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 28:1?
Firman TUHAN datang kepada Yehezkiel, menandakan bahwa pesan ini berasal dari Allah sendiri, bukan dari pemikiran manusia. Ayat ini menegaskan otoritas ilahi di balik nubuat kepada raja Tirus.
Latar belakang
Panggilan Ilahi
Tuhan secara langsung berfirman kepada Yehezkiel, menegaskan otoritas-Nya atas nabi. Ini adalah pola umum dalam kitab ini, di mana Tuhan memulai dengan perkataan-Nya.
Di mana
Babel
Di tengah komunitas buangan
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Yehezkiel, nabi di pembuangan
Kepada
Pembaca
Orang Israel di pembuangan Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָיָה
hayah · datang
menjadi, terjadi
אֵלַי
elai · kepadaku
kepadaku
יְהוָה
YHWH · TUHAN
Nama pribadi Allah
Kata 'hayah' menunjukkan realitas yang terjadi, bukan sekadar ide. Jadi firman Tuhan bukan sekadar kata, tetapi suatu peristiwa yang nyata.
Tahukah kamu
Pola Firman Tuhan
Frasa 'Firman TUHAN datang kepadaku' muncul sekitar 50 kali dalam kitab Yehezkiel, menunjukkan inti pesan kenabian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 28:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 28:1
✕ Sering dikira
Firman Tuhan hanya untuk nabi zaman dulu.
✓ Yang sebenarnya
Firman Tuhan masih relevan bagi kita hari ini.
✕ Sering dikira
Nabi adalah orang yang hebat secara alami.
✓ Yang sebenarnya
Nabi adalah saluran, bukan sumber.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 28:1
Saat membaca Alkitab, ingatlah bahwa ini bukan sekadar kata-kata manusia, melainkan firman Allah yang hidup. Biarkan kebenarannya mengoreksi dan mengarahkan hidup kita hari ini.
Tuhan, bukalah hatiku untuk menerima firman-Mu sebagai otoritas tertinggi dalam hidupku. Amin.