Kristus memulai surat kepada gereja keempat

Wahyu 2:18-29

Surat kepada Jemaat di Tiatira

18“Dan, kepada malaikat jemaat di Tiatira tuliskanlah: Inilah perkataan Anak Allah, yang mata-Nya seperti nyala api dan yang kaki-Nya menyala seperti tembaga dalam perapian: 19Aku tahu perbuatan-perbuatanmu, kasih dan imanmu, pelayananmu dan kesabaranmu, dan bahwa pekerjaan-pekerjaanmu yang terakhir melampaui yang pertama. 20Namun, Aku menegurmu karena kamu membiarkan perempuan Izebel itu, yang mengaku sebagai seorang nabiah, mengajar dan menyesatkan pelayan-pelayan-Ku supaya berzina dan makan makanan yang telah dipersembahkan kepada berhala. 21Aku telah memberinya waktu untuk bertobat, tetapi ia tidak mau bertobat dari zinanya. 22Lihatlah, Aku akan melemparkan dia ke atas tempat tidur penderitaan dan mereka yang berzina dengannya akan Kulemparkan ke dalam kesusahan besar, kecuali mereka bertobat dari perbuatan-perbuatan perempuan itu. 23Dan, Aku akan membunuh anak-anaknya dengan kematian; dan semua jemaat akan mengetahui bahwa Akulah yang menguji pikiran dan hati orang, dan Aku akan memberikan kepadamu masing-masing menurut perbuatanmu. 24Namun, kepada kamu yang lain di Tiatira, yang tidak mengikuti ajaran ini, yang belum mengetahui rahasia-rahasia Iblis, Aku mengatakan: Aku tidak akan meletakkan beban lain ke atasmu. 25Akan tetapi, berpeganglah terus pada apa yang telah kamu miliki sampai Aku datang. 26Dan, kepada orang yang menang dan melakukan pekerjaan-pekerjaan-Ku sampai akhir, Aku akan memberikan kuasa atas bangsa-bangsa, 27dan mereka akan memerintah bangsa-bangsa itu dengan tongkat besi, dihancurkan berkeping-keping seperti tembikar tukang periuk, karena Aku juga telah menerima kuasa dari Bapa-Ku. 28Dan, Aku akan memberikan kepadanya bintang timur. 29Ia yang memiliki telinga biarlah mendengar apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.”

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Gereja yang baik tetapi dengan masalah yang diabaikan

Kristus memperkenalkan diri-Nya kepada Tiatira dengan mata seperti nyala api dan kaki seperti tembaga berkilau. Ini adalah gambaran dari hakim yang melihat segalanya dan penguasa yang kokoh. Kristus akan memberitahu gereja ini bahwa meskipun mereka memiliki banyak hal yang baik, mereka memungkinkan satu masalah yang besar—seorang perempuan bernama Izabel yang mengajarkan kompromi spiritual yang lebih parah daripada yang dilihat di tempat lain.

Di mana

Tiatira, Asia Kecil (Turki modern)

Kota dagang kecil yang menjadi rumah bagi banyak guild dan organisasi perdagangan; gereja yang tumbuh pesat dengan banyak pelayanan

Kapan

~95 M

Gereja Tiatira berada di puncak kemajuannya tetapi juga menghadapi ujian terbesar

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kristus telah membicara kepada tiga gereja sebelumnya
Kristus akan memberikan pernyataan paling panjang kepada gereja ini karena masalahnya yang paling serius
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus Kristus

Anak Allah dengan mata seperti nyala api dan kaki seperti tembaga berkilau

G

Kepada

Gereja Tiatira

Jemaat terbesar dan paling berkembang, tetapi dengan masalah internal yang serius

Arti tiap ayat

Penjelasan Wahyu 2:18-29 Ayat per Ayat

Wahyu 2:18

Yesus memperkenalkan diri-Nya kepada jemaat Tiatira sebagai Anak Allah, yang mata-Nya seperti nyala api dan kaki-Nya seperti tembaga yang menyala. Ini menggambarkan kemahatahuan-Nya yang tajam dan penghakiman yang akan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Wahyu 2:19

Yesus memuji jemaat Tiatira karena kasih, iman, pelayanan, dan ketekunan mereka, bahkan pekerjaan terakhir mereka lebih banyak daripada yang pertama. Ini menunjukkan pengakuan Tuhan atas pertumbuhan rohani mereka,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Wahyu 2:20

Yesus menegur jemaat Tiatira karena membiarkan seorang nabiah palsu bernama Izebel menyesatkan umat dengan ajaran yang memungkinkan percabulan dan makan makanan persembahan berhala. Ini menjadi peringatan agar waspada…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Wahyu 2:21

Tuhan telah memberikan waktu kepada Izebel untuk bertobat, tetapi ia menolak. Ini menunjukkan kesabaran Allah yang panjang, namun juga konsekuensi yang serius bagi mereka yang mengeraskan hati dan tidak mau bertobat…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Wahyu 2:22

Tuhan akan menghukum Izebel dan para pengikutnya yang berzina dengan mendatangkan penderitaan, kecuali mereka bertobat. Ini menunjukkan bahwa Allah serius menangani dosa dan mengharapkan pertobatan, tetapi juga…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Wahyu 2:23

Tuhan akan membunuh anak-anak Izebel dengan kematian, dan semua jemaat akan tahu bahwa Dialah yang menyelidiki hati dan pikiran. Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, menegaskan bahwa Allah melihat yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Wahyu 2:24

Kepada mereka yang tidak mengikuti ajaran sesat dan belum mendalami 'rahasia Iblis', Tuhan tidak memberikan beban lain selain berpegang teguh pada yang telah mereka miliki sampai kedatangan-Nya. Ini dorongan untuk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Wahyu 2:25

Yesus mendorong jemaat Tiatira untuk terus berpegang pada ajaran yang benar dan apa yang telah mereka terima dari Tuhan sampai Dia datang kembali. Ini adalah panggilan untuk bertahan dalam iman, tidak goyah oleh…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Wahyu 2:26

Yesus berjanji bahwa orang yang menang, yaitu yang setia dan melakukan pekerjaan-Nya sampai akhir, akan menerima kuasa atas bangsa-bangsa. Ini adalah janji otoritas bagi mereka yang tetap setia di tengah penganiayaan,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Wahyu 2:27

Ayat ini menggambarkan bahwa orang yang menang akan menerima kuasa untuk memerintah bangsa-bangsa dengan tongkat besi, seperti Kristus sendiri. Ini melambangkan otoritas penuh yang diberikan kepada orang percaya untuk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Wahyu 2:28

Janji 'bintang timur' bagi orang yang menang merujuk pada Yesus sendiri, yang adalah 'Bintang Timur yang gilang-gemilang' (Wahyu 22:16). Ini menekankan bahwa kemenangan sejati adalah memiliki persekutuan yang intim…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Wahyu 2:29

Yesus mengulangi perintah untuk mendengarkan apa yang Roh katakan kepada jemaat-jemaat. Ini mengajak setiap orang percaya untuk merespons dengan telinga rohani, bukan hanya mendengar secara fisik, tetapi juga memahami…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Wahyu 2 selengkapnya