Kerja keras yang sia-sia
Pengkhotbah 9:10
Rahasia hidup di bawah matahari
PerikopNikmatilah Hidupmu · Pengkhotbah 9:7-10 →“Apa pun yang ditemukan oleh tanganmu untuk dikerjakan, lakukanlah itu dengan kekuatanmu. Sebab, tidak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan, atau hikmat di dunia orang mati, tempat ke mana kamu akan pergi.”Pengkhotbah 9:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.”Pengkhotbah 9:10 · TB
Terjemahan Baru
“Kerjakanlah segala tugasmu dengan sekuat tenaga. Sebab nanti tak ada lagi pikiran atau kerja. Tak ada ilmu atau hikmat di dunia orang mati. Dan ke sanalah engkau akan pergi.”Pengkhotbah 9:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Apa pun yang kamu temukan untuk dikerjakan, kerjakanlah dengan sekuat tenaga, karena ketika kamu sudah masuk liang kubur, tidak ada lagi yang bisa kamu kerjakan maupun rencanakan. Di liang kubur tidak ada pengetahuan atau kebijaksanaan.”Pengkhotbah 9:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Whatsoever thy hand findeth to do, do it with thy might; for there is no work, nor device, nor knowledge, nor wisdom, in the grave, whither thou goest.”Pengkhotbah 9:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 9:10?
Ayat ini mendorong kita untuk bekerja dengan segenap kekuatan dan melakukan segala sesuatu yang ada di tangan kita, karena di dalam kematian tidak ada lagi kesempatan untuk bekerja, berpikir, atau berhikmat. Ini adalah panggilan untuk memanfaatkan waktu hidup kita dengan produktif dan sungguh-sungguh.
Latar belakang
Dorongan untuk bertindak
Pengkhotbah mengajak pembaca untuk melakukan segala sesuatu yang bisa dilakukan dengan sekuat tenaga, karena di dalam kematian tidak ada kesempatan untuk bekerja, berpikir, atau berhikmat. Ini adalah ajakan untuk hidup sepenuhnya di masa kini.
Di mana
Yerusalem
Istana kerajaan, saat merenung
Kapan
~950 SM
Zaman Raja Salomo
Yang berbicara
Pengkhotbah
Guru bijaksana, mungkin Salomo, ~950 SM
Kepada
Pembaca Yahudi
Orang-orang yang mencari makna hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מַעֲשֶׂה
ma'aseh · pekerjaan
tindakan atau hasil kerja
חֶשְׁבּוֹן
cheshbon · pertimbangan
perhitungan atau akal budi
חָכְמָה
chokhmah · hikmat
kebijaksanaan praktis
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa hidup yang berarti mencakup tindakan, pikiran, dan kebijaksanaan, semuanya lenyap saat mati, jadi gunakan sekarang.
Tahukah kamu
Penggunaan kata 'Sheol'
Di ayat ini, 'dunia orang mati' merujuk pada 'Sheol', tempat orang mati turun, bukan neraka dalam pengertian modern. Konsep ini menunjukkan hidup yang aktif hanya di bumi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 9:10
Yohanes 9:4
kesempatan terbatas
“Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku selama masih siang; akan datang malam, ketika tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.”
Amsal 6:6
rajin bekerja
“Pergilah kepada semut, hai pemalas, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak.”
2 Timotius 4:7
menyelesaikan tugas
“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir, aku telah memelihara iman.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 9:10
✕ Sering dikira
Ayat ini mendukung kerja tanpa henti tanpa istirahat.
✓ Yang sebenarnya
Bukan tentang kesibukan, tetapi tentang memanfaatkan waktu yang ada dengan bijak.
✕ Sering dikira
Tidak ada kehidupan setelah mati sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Pengkhotbah berbicara tentang ketiadaan aktivitas di dunia ini setelah mati, bukan menolak kehidupan kekal.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 9:10
Jangan menunda pekerjaan atau kesempatan yang ada di depanmu. Lakukan dengan sebaik mungkin dan sepenuh hati, karena waktu tidak akan kembali. Ini adalah cara untuk memuliakan Tuhan dengan hidup kita.
Ya Allah, beriku semangat dan kekuatan untuk melakukan setiap pekerjaan yang Engkau percayakan dengan sebaik-baiknya, sebelum waktuku berakhir. Amin.