Siklus Dosa dan Belas Kasihan
Nehemia 9:28
Doa Pengakuan dan Perjanjian
“Akan tetapi, setelah nenek moyang kami mendapat ketenteraman, mereka kembali melakukan kejahatan di hadapan-Mu. Ketika Engkau sudah menyerahkan mereka ke tangan musuh-musuh mereka supaya musuh-musuh itu menguasai mereka, mereka kembali berseru kepada-Mu, dan Engkau mendengarkan mereka dari surga. Dalam belas kasihan-Mu, Engkau membebaskan mereka berkali-kali.”Nehemia 9:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi begitu mereka mendapat keamanan, kembali mereka berbuat jahat di hadapan-Mu. Dan Engkau menyerahkan mereka ke tangan musuh- musuh mereka yang menguasai mereka. Kembali mereka berteriak kepada-Mu, dan Engkau mendengar dari langit, lalu menolong mereka berulang kali, karena kasih sayang-Mu.”Nehemia 9:28 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi ketika negerinya aman lagi, mereka segera berdosa kembali. Maka Kauserahkan mereka pula kepada musuh yang menindasnya. Namun, waktu mereka insaf dan penuh penyesalan, mereka berseru kepada-Mu minta diselamatkan. Maka dari surga Engkau mendengar, dan Kautolong berulang-ulang, sebab Engkau iba kepada mereka dan teramat sayang.”Nehemia 9:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun, saat keadaan tenteram mereka kembali berdosa kepada-Mu. Maka Engkau membiarkan musuh-musuh menindas mereka. Ketika mereka berseru minta tolong lagi, Engkau mendengarkan mereka dari surga. Berulang kali Engkau tetap menyelamatkan mereka, sebab Engkau sungguh penuh belas kasihan.”Nehemia 9:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But after they had rest, they did evil again before thee: therefore leftest thou them in the hand of their enemies, so that they had the dominion over them: yet when they returned, and cried unto thee, thou heardest them from heaven; and many times didst thou deliver them according to thy mercies;”Nehemia 9:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 9:28?
Setelah diselamatkan, Israel kembali berbuat jahat, sehingga Tuhan menyerahkan mereka lagi ke tangan musuh. Namun, setiap kali mereka berseru, Tuhan kembali mendengar dan membebaskan mereka karena belas kasihan-Nya. Ini menunjukkan siklus dosa dan pengampunan.
Latar belakang
Siklus Kemurtadan dan Pembebasan
Nenek moyang terus berulang kali berbuat jahat setelah mengalami kebaikan Tuhan. Tuhan menyerahkan mereka ke tangan musuh, tetapi saat mereka berseru, Tuhan mendengar dan membebaskan mereka karena belas kasihan-Nya.
Di mana
Yerusalem
Di pelataran Bait Allah, saat perkumpulan umat
Kapan
~445 SM
Pemulihan pasca-pembuangan
Yang berbicara
Orang-orang Lewi
Pemimpin ibadah, fasih dalam Taurat
Kepada
TUHAN Allah
Allah Israel yang kekal
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נוח
nuach · ketenteraman
beristirahat, diam dengan tenang
צעק
tsa'aq · berseru
berteriak minta tolong
רחם
racham · belas kasihan
rahim, kasih sayang yang mendalam
Kata 'nuach', 'tsa'aq', dan 'racham' menunjukkan siklus: manusia mencari ketenangan, tetapi justru jatuh dalam dosa; saat terdesak, mereka berteriak, dan Tuhan merespons dengan kasih yang lembut seperti seorang ibu.
Tahukah kamu
Awan dan Tiang Api
Tiang awan dan tiang api yang memimpin Israel di padang gurun melambangkan kehadiran Tuhan yang setia, bahkan saat umat memberontak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 9:28
Hakim-hakim 2:18
Siklus serupa
“Ketika TUHAN membangkitkan hakim-hakim bagi mereka, TUHAN menyertai hakim itu dan menyelamatkan mereka dari tangan musuh mereka”
Mazmur 106:44
Tuhan mendengar
“Namun Ia memperhatikan kesusahan mereka, ketika mendengar teriakan mereka”
Yesaya 63:7
Kasih setia Allah
“Aku akan menyebut kasih setia TUHAN, perbuatan-perbuatan TUHAN yang sangat besar”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 9:28
✕ Sering dikira
Mengira Tuhan mudah bosan dan cepat murka
✓ Yang sebenarnya
Teks menekankan kesabaran dan belas kasihan-Nya yang berulang-ulang
✕ Sering dikira
Menganggap pembebasan berarti bebas dari masalah
✓ Yang sebenarnya
Pembebasan adalah pemulihan hubungan, bukan jaminan hidup tanpa pergumulan
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 9:28
Kita seringkali jatuh ke dalam dosa yang sama berulang kali. Namun, Tuhan tidak bosan mengampuni kita jika kita datang dengan rendah hati dan bertobat. Mari kita tidak menyalahgunakan kasih karunia-Nya.
Tuhan, ampuni kami yang sering jatuh ke dalam dosa yang sama. Beri kami kekuatan untuk berubah dan hidup kudus di hadapan-Mu. Amin.