Awan dan Pintu Langit

Mazmur 78:23

Pelajaran dari Masa Lalu

Akan tetapi, Dia memerintahkan awan-awan di atas, dan membukakan pintu-pintu langit.

Mazmur 78:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 78:23?

Meskipun Israel meragukan Allah, Ia tetap bertindak dengan memerintahkan awan-awan di atas dan membukakan pintu-pintu langit. Ini menunjukkan kemurahan Allah yang menyediakan kebutuhan umat-Nya sekalipun mereka tidak setia.

Latar belakang

Allah Membuka Langit

Ayat ini melukiskan kedaulatan Allah yang memerintahkan awan-awan dan membuka pintu langit untuk menyediakan makanan. Ini adalah gambaran puitis tentang kuasa-Nya yang tak terbatas atas alam.

Di mana

Yerusalem

Tempat ibadah, saat mengajar

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembagian kerajaan
Pembangunan Bait Suci
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Asaf

Pemimpin paduan suara dan pelihat, ~950 SM

U

Kepada

Umat Israel

Generasi yang perlu belajar dari sejarah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צָוָה

tsavah · memerintahkan

memberi perintah dengan otoritas

שָׁחַק

shachaq · awan

awan tipis, atau debu halus

דֶּלֶת

delet · pintu

pintu, gerbang

Otoritas Allah tidak terbatas; Dia memerintah alam dan membuka apa yang tertutup bagi manusia.

Tahukah kamu

Pintu Langit

Konsep 'pintu langit' muncul dalam beberapa budaya kuno, tetapi di sini menunjukkan Allah sebagai penguasa atas gerbang surgawi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 78:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 78:23

✕  Sering dikira

Allah hanya peduli pada kebutuhan rohani.

✓  Yang sebenarnya

Allah juga menyediakan kebutuhan jasmani umat-Nya.

✕  Sering dikira

Pintu langit hanya untuk zaman dulu.

✓  Yang sebenarnya

Ini simbol kuasa Allah yang tetap berlaku.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 78:23

Tuhan tidak pernah berhenti memelihara kita walau kita sering tidak setia. Belajar menerima kebaikan-Nya dengan rendah hati dan mengucap syukur atas kemurahan yang tak pantas kita terima.

Terima kasih Tuhan, karena Engkau tetap memberi kebaikan-Mu walaupun aku sering tidak layak. Ajari aku menghargai setiap pemberian-Mu, Amin.