Berani di Istana

Mazmur 119:46

Mencintai Firman di Segala Situasi

Aku juga akan membicarakan kesaksian-Mu di hadapan raja-raja, dan takkan dipermalukan.

Mazmur 119:46 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 119:46?

Pemazmur berani berbicara tentang kesaksian Tuhan di hadapan raja-raja, tanpa merasa malu. Ini menunjukkan keberanian yang lahir dari keyakinan yang kuat akan kebenaran Firman Tuhan. Ia tidak takut kepada manusia, karena ia percaya bahwa kesaksiannya adalah kebenaran yang agung.

Latar belakang

Berani Mengakui Tuhan di Depan Penguasa

Pemazmur bertekad untuk membicarakan kesaksian Tuhan di hadapan raja-raja, tanpa merasa malu atau takut. Ini menunjukkan keberanian iman yang melampaui status dan kuasa duniawi.

Di mana

Yerusalem

Tidak spesifik; mungkin saat merenung pribadi

Kapan

~1000 SM (jika Daud) atau ~500 SM (jika pasca-pembuangan)

Kerajaan Israel / pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ribuan kasih setia
Berbicara di depan raja
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Orang beriman yang sangat mencintai Taurat, mungkin seorang raja atau pemimpin.

P

Kepada

Pembaca

Orang percaya yang bergumul untuk setia di tengah tekanan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּבַר

dabar · membicarakan

berbicara atau menyampaikan perkataan

עֵדָה

edah · kesaksian

peraturan atau hukum sebagai saksi kebenaran

מֶלֶךְ

melekh · rajа-raja

penguasa atau raja

Kombinasi 'berbicara', 'kesaksian', dan 'raja' menekankan bahwa firman Tuhan bukan untuk disembunyikan, melainkan untuk dibagikan dengan berani, bahkan di hadapan penguasa tertinggi.

Tahukah kamu

Raja-raja di Zaman Dulu

Dalam budaya Timur Dekat kuno, raja dianggap memiliki kuasa ilahi, sehingga berbicara tentang Tuhan di depan mereka bisa dianggap berani atau bahkan berbahaya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:46

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 119:46

✕  Sering dikira

Berbicara di hadapan raja hanya untuk orang-orang tertentu seperti nabi.

✓  Yang sebenarnya

Pemazmur menyuarakan tekad yang bisa diteladani semua orang percaya, bukan hanya tokoh khusus.

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang pemberitaan secara harfiah di istana.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga berbicara tentang keberanian bersaksi di lingkungan yang tampaknya tidak ramah.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 119:46

Jangan pernah malu untuk mengakui iman kita di hadapan siapa pun, termasuk mereka yang berkuasa atau berpengaruh. Percayalah bahwa Firman Tuhan adalah kebenaran yang layak diberitakan, dan Tuhan akan memberi keberanian.

Ya Tuhan, berikan aku keberanian untuk menjadi saksi-Mu di tengah dunia, dan jangan biarkan aku malu untuk memberitakan kebenaran-Mu. Amin.