Larangan menghakimi sesama

Matius 7:1-6

Jangan Menghakimi

Latar belakang

Jangan jadi hakim kehidupan orang lain

Yesus menutup bagian etika Khotbah di Bukit dengan peringatan tajam: jangan mengambil posisi hakim atas sesama. Di budaya Yahudi abad pertama, menghakimi orang lain di muka umum adalah cara menjaga gengsi komunitas. Yesus membaliknya — standar yang kamu pakai untuk orang lain akan digunakan Allah untuk menghakimimu juga.

Di mana

Bukit Beatitudes, Galilea

Lereng bukit menghadap Danau Kinneret, pagi hari

Kapan

~30 M

Khotbah di Bukit — bagian etika relasi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ajaran tentang menyimpan harta di surga
Ilustrasi balok di mata sendiri
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus

Rabi dari Galilea, usia ~30 tahun, sedang berkhotbah

M

Kepada

Murid-murid dan orang banyak

Kerumunan di lereng bukit dekat Danau Galilea

Arti tiap ayat

Penjelasan Matius 7:1-6 Ayat per Ayat

Matius 7:1

Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak menghakimi orang lain dengan sikap menghakimi yang keras dan sombong, karena ukuran yang kita pakai untuk menghakimi akan dipakai juga untuk kita. Ini bukan berarti kita tidak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 7:2

Ayat ini menegaskan bahwa standar penghakiman yang kita terapkan kepada orang lain juga akan digunakan untuk menilai kita. Jika kita sering mengkritik dengan kejam, kita pun akan menerima perlakuan yang sama.…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 7:3

Yesus memakai gambaran yang lucu namun tajam: kita memperhatikan hal kecil (serpihan kayu) di mata orang lain, tetapi kita tidak sadar dengan kesalahan besar (balok) di mata kita sendiri. Ini menunjukkan kebiasaan kita…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 7:4

Di sini Yesus mengkritik kemunafikan yang menawarkan bantuan rohani kepada orang lain, sementara kita sendiri masih hidup dalam dosa yang besar. Kita tidak bisa membantu mengoreksi orang lain dengan tepat jika kita…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 7:5

Yesus memerintahkan untuk berhenti munafik dan membereskan masalah kita terlebih dahulu. Setelah itu, kita bisa melihat dengan jernih untuk membantu saudara kita. Ini adalah prinsip untuk mengasihi: kita membantu bukan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 7:6

Ayat ini mengajarkan bahwa tidak semua orang siap menerima kebenaran yang berharga. Memberi hal yang kudus kepada orang yang tidak menghargainya hanya akan menyebabkan hal itu diinjak-injak, dan kita sendiri justru…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Matius 7 selengkapnya