Berpuasa dengan muka murung — pertunjukan kesedihan
Matius 6:16-18
Sikap Ketika Berpuasa
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Make-up kesedihan abad pertama
Beberapa orang saat berpuasa sengaja tidak mencuci muka, membiarkan rambut acak-acakan, dan berjalan dengan ekspresi lesu agar semua orang tahu mereka sedang berpuasa. Ini adalah make-up kesedihan yang disengaja — puasa sebagai alat PR rohani. Yesus mengatakan: upahmu sudah habis.
Di mana
Lereng bukit, Galilea
Pengajaran di padang terbuka, memasuki topik ketiga setelah sedekah dan doa
Kapan
~30 M
Khotbah di Bukit, bagian kedua
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, beralih ke topik puasa dalam Khotbah di Bukit
Kepada
Murid-murid dan orang banyak
Orang Yahudi yang biasa berpuasa — termasuk dua kali seminggu bagi kaum Farisi
Arti tiap ayat
Penjelasan Matius 6:16-18 Ayat per Ayat
Matius 6:16
Yesus mengajarkan bahwa berpuasa tidak boleh dilakukan dengan pura-pura dan ingin dilihat orang. Orang munafik berpuasa dengan wajah murung agar terlihat saleh, tetapi Yesus berkata mereka sudah mendapat upahnya, yaitu…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 6:17
Ayat ini menasihati agar ketika berpuasa, kita tetap merawat penampilan seperti biasa, bahkan berminyak dan mencuci muka. Tujuannya agar puasa kita tidak diketahui orang lain, tetapi hanya dilihat oleh Bapa yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 6:18
Ayat ini menjelaskan bahwa Allah melihat apa yang tersembunyi, termasuk puasa kita yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Allah akan membalas perbuatan yang ikhlas, bukan yang dilakukan untuk dilihat manusia.
Arti lengkap, studi kata & renungan →