Gembala dipukul, kawanan tercerai-berai
Matius 26:31
Malam Paling Berat dalam Sejarah
“Kemudian Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Kamu semua akan tersandung karena Aku malam ini. Karena ada tertulis, ‘Aku akan memukul gembala, dan domba-domba dari kawanan itu akan tercerai-berai’.”Matius 26:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai.”Matius 26:31 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Pada malam ini juga kamu semua akan lari meninggalkan Aku; sebab dalam Alkitab tertulis: Allah berkata, 'Aku akan membunuh gembala itu, dan kawanan dombanya akan tercerai-berai.'”Matius 26:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Yesus berkata kepada kami murid-murid-Nya, “Malam ini kalian semua akan berhenti percaya kepada-Ku dan meninggalkan Aku. Karena harus terjadi sesuai dengan yang tertulis dalam Kitab Suci, di mana Allah berkata,‘Aku akan memukul dan membunuh Sang Gembala. Pada waktu itu domba-domba-Nya akan lari ke sana kemari.’”Matius 26:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then saith Jesus unto them, All ye shall be offended because of me this night: for it is written, I will smite the shepherd, and the sheep of the flock shall be scattered abroad.”Matius 26:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 26:31?
Ayat ini menubuatkan bahwa para murid akan meninggalkan Yesus, menggenapi Zakharia 13:7. Ini menunjukkan bahwa bahkan murid yang paling setia pun bisa goyah, tetapi Allah sudah merencanakan pemulihan.
Latar belakang
Nubuat yang tidak ingin didengar
Yesus mengutip Zakharia 13:7 persis — gembala akan dipukul, domba akan tercerai-berai. Bagi para murid yang baru saja makan malam bersama, kata-kata ini pasti terdengar seperti berlebihan. Tapi dalam hitungan jam, semuanya akan terbukti.
Di mana
Bukit Zaitun, Yerusalem
Jalan malam dari kota menuju taman, suasana tenang tapi tegang
Kapan
~30 M
Pekan Sengsara — Kamis malam
Yang berbicara
Yesus
yang mengutip Zakharia sambil memperingatkan apa yang akan terjadi
Kepada
Murid-murid
dalam perjalanan menuju bukit Zaitun, tidak tahu betapa benarnya peringatan ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
σκανδαλισθήσεσθε
skandalisthēsesthe · tersandung
Dari 'skandalon' — jebakan, batu sandungan; bukan jatuh karena ceroboh tapi karena terjebak sesuatu yang tidak terduga
ποιμένα
poimena · gembala
Pemimpin kawanan — metafora yang Yesus pakai untuk diri-Nya sendiri (Yohanes 10)
διασκορπισθήσονται
diaskorpisthēsontai · tercerai-berai
Tersebar ke segala arah — bukan sekedar pergi, tapi bubar tak beraturan seperti kawanan domba tanpa gembala
Kata 'skandalisthēsesthe' mengandung makna jebakan yang tidak terduga — para murid tidak akan pergi karena pengecut, tapi karena apa yang terjadi akan begitu mengejutkan sehingga mereka tak siap. Dan 'diaskorpisthēsontai' menggambarkan betapa totalnya kehancuran itu: bukan mundur teratur, tapi buyar.
Tahukah kamu
Yesus mengubah kata ganti dalam kutipan
Zakharia 13:7 berbunyi 'Pukullah gembala' (perintah kepada pihak ketiga), tapi Yesus mengubahnya menjadi 'Aku akan memukul gembala' — Dia mengidentifikasi Allah Bapa sebagai yang mengizinkan ini terjadi, bukan hanya kekuatan jahat di luar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 26:31
Zakharia 13:7
kutipan langsung yang Yesus pakai
“Hai pedang, bangkitlah terhadap gembala-Ku, terhadap orang yang paling karib kepada-Ku.”
Yohanes 10:11
Yesus sendiri mengidentifikasi sebagai gembala
“Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.”
Yohanes 16:32
Yesus memperingatkan hal yang sama dalam Yohanes
“Lihat, saatnya datang bahkan sudah datang, bahwa kamu diserakkan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 26:31
✕ Sering dikira
Yesus mengutip Zakharia untuk menyalahkan murid-murid-Nya yang pengecut.
✓ Yang sebenarnya
Sebaliknya, Yesus menggunakan nubuat ini untuk mempersiapkan mereka — apa yang akan terjadi sudah ada dalam rencana Allah, bukan kegagalan murid semata.
✕ Sering dikira
'Tersandung' di sini berarti kehilangan iman secara permanen.
✓ Yang sebenarnya
Konteks menunjukkan ini adalah sandungan sementara — Yesus langsung menambahkan janji untuk bertemu lagi di Galilea setelah bangkit.
Renungan
Renungan Singkat Matius 26:31
Ketika kita merasa kuat, ingatlah bahwa kerentanan manusiawi kita bisa membuat kita jatuh. Jangan sombong dalam iman, tetapi bergantunglah pada kasih karunia Allah setiap hari.
Tuhan, sadarkan aku akan kelemahanku dan ajarilah aku untuk selalu rendah hati di hadapan-Mu. Amin.