Raja Herodes gelisah mendengar berita itu
Matius 2:3
Orang Majus dan Pelarian ke Mesir
“Ketika Raja Herodes mendengar hal ini, gelisahlah dia dan seluruh Yerusalem bersamanya.”Matius 2:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.”Matius 2:3 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika Raja Herodes mendengar hal itu, ia terkejut sekali, begitu juga semua orang di Yerusalem.”Matius 2:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mendengar berita itu, Raja Herodes gelisah dan seluruh penduduk Yerusalem ikut menjadi gempar.”Matius 2:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“When Herod the king had heard these things, he was troubled, and all Jerusalem with him.”Matius 2:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 2:3?
Ketika Raja Herodes mendengar berita tentang kelahiran Raja Yahudi, dia menjadi gelisah, dan seluruh Yerusalem pun ikut gelisah. Herodes takut kehilangan kekuasaannya, sementara orang-orang Yerusalem mungkin takut akan kekacauan politik.
Latar belakang
Raja yang takut kehilangan takhta
Herodes Agung adalah raja klien Romawi yang terkenal paranoid soal kekuasaan — ia bahkan membunuh istri dan beberapa anaknya sendiri karena curiga. Berita tentang 'Raja Yahudi yang baru lahir' bukan kabar sukacita baginya, melainkan ancaman eksistensial. Kegelisahan seluruh kota mencerminkan rakyat yang sudah tahu betapa berbahayanya Herodes ketika merasa terancam.
Di mana
Istana Herodes, Yerusalem
Istana mewah raja klien Romawi · atmosfer paranoia dan intrik
Kapan
~5-4 SM
Herodes merespons ancaman kekuasaan
Yang berbicara
Matius (penulis)
Mantan pemungut cukai, murid Yesus, ~80-an M
Kepada
Pembaca Yahudi-Kristen awal
Komunitas yang tahu rekam jejak Herodes
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐταράχθη
etarachthē · gelisah
Kata kerja yang kuat — bukan sekadar 'khawatir', tapi 'dikocok', 'diguncang', menggambarkan kekacauan batin yang dalam.
ἀκούσας
akousas · mendengar
Mendengar dan langsung merespons — dalam Yunani kuno kata ini sering menandai momen pemicu yang mengubah arah cerita.
πᾶσα
pasa · seluruh
Semua, seluruhnya tanpa terkecuali — penekanan bahwa bukan cuma Herodes tapi satu kota penuh yang terguncang.
Satu kabar membuat Herodes 'dikocok' sedemikian rupa hingga 'seluruh' kota ikut merasakannya — ketakutan pemimpin menular ke seluruh masyarakat.
Tahukah kamu
Herodes bukan orang Yahudi asli
Herodes adalah orang Idumea (keturunan Edom) yang dipaksakan menjadi Yahudi oleh raja Hasmonea. Legitimasinya sebagai 'Raja Yahudi' selalu dipertanyakan — makanya berita soal Raja Yahudi yang lahir dari garis Daud jauh lebih mengancam baginya daripada bagi raja yang benar-benar diterima rakyatnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 2:3
Yohanes 11:48
ketakutan kehilangan kekuasaan karena Yesus
“Jika kita biarkan Dia, semua orang akan percaya kepada-Nya dan orang-orang Roma akan datang dan akan merampas tempat suci kita serta bangsa kita.”
Mazmur 2:1-2
penguasa bumi menentang yang diurapi Allah
“Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia? Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya.”
Yesaya 7:14
kelahiran Raja yang dinubuatkan
“Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 2:3
✕ Sering dikira
Seluruh Yerusalem gelisah karena ikut khawatir tentang ancaman politik luar
✓ Yang sebenarnya
Kegelisahan kota besar kemungkinan karena mereka tahu Herodes — mereka takut apa yang akan dilakukan Herodes, bukan takut orang Majus asing itu.
✕ Sering dikira
Herodes pura-pura gelisah saja supaya kelihatan peduli
✓ Yang sebenarnya
Kegelisahannya nyata — Herodes memang paranoid akut dan punya sejarah membunuh siapa pun yang ia anggap ancaman bagi tahtanya.
Renungan
Renungan Singkat Matius 2:3
Berita kelahiran Yesus membawa sukacita bagi orang Majus, tetapi kegelisahan bagi Herodes. Reaksi kita terhadap Yesus akan mencerminkan isi hati kita; apakah kita menyambut-Nya dengan sukacita atau merasa terancam oleh kehadiran-Nya?
Tuhan, ampunilah kami jika sering merasa gelisah ketika Engkau bekerja dalam hidup kami; ubahlah hati kami untuk menyambut-Mu dengan damai. Amin.