Orang jahat dilempar ke tungku api
Matius 13:50
Kerajaan Surga dalam Perumpamaan
“dan melemparkan orang-orang jahat itu ke dalam tungku api. Di tempat itu akan ada ratapan dan kertak gigi.”Matius 13:50 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.”Matius 13:50 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian orang-orang jahat itu dibuang ke dalam tungku berapi. Di situlah mereka akan menangis dan menderita."”Matius 13:50 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu orang-orang jahat itu akan dibuang ke dalam api neraka. Di sanalah mereka akan selalu menangis dan sangat menderita.””Matius 13:50 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And shall cast them into the furnace of fire: there shall be wailing and gnashing of teeth.”Matius 13:50 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 13:50?
Orang-orang yang jahat akan dibuang ke dalam api neraka, tempat yang penuh penderitaan dan penyesalan. Ini menunjukkan betapa seriusnya konsekuensi dari hidup yang menjauh dari Tuhan.
Latar belakang
Yesus mengulang gambaran yang sama dari perumpamaan lalang
Ini adalah pengulangan yang disengaja dari ayat 42. Dengan mengulangi frasa yang persis sama — tungku api, tangisan dan kertak gigi — Yesus menegaskan bahwa ini bukan retorika berlebihan tapi gambaran yang konsisten tentang realitas yang serius. Dua perumpamaan, satu akibat yang sama.
Di mana
Kapernaum, di dalam rumah
Percakapan privat antara Yesus dan murid-murid
Kapan
~28–29 M
Puncak pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
guru dari Nazaret, menggambarkan nasib orang jahat di akhir zaman
Kepada
Murid-murid Yesus
kelompok inti di dalam rumah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
βαλοῦσιν
balousin · akan melemparkan
Future aktif — subjeknya adalah para malaikat dari ayat sebelumnya. Tindakan mereka yang pasti.
κλαυθμός
klauthmos · ratapan
Ratapan keras — sama persis dengan kata di ayat 42. Pengulangan yang disengaja untuk penegasan.
βρυγμὸς τῶν ὀδόντων
brygmos ton odonton · kertak gigi
Gesekan gigi — juga identik dengan ayat 42. Gambaran yang ingin Yesus pastikan tidak dilupakan.
Pengulangan kata-kata yang identik (balousin, klauthmos, brygmos) bukanlah kurangnya kreativitas tapi ketegasan — ini kebenaran yang Yesus ingin murid-murid benar-benar pegang.
Tahukah kamu
Pengulangan dalam sastra Ibrani berarti penegasan
Dalam retorika Ibrani, pengulangan bukan tanda keterbatasan ide — ini cara penegasan yang disengaja. Ketika Yesus mengulang gambaran yang sama dua kali dalam satu sesi pengajaran, Dia menekankan bahwa ini adalah kebenaran yang tidak boleh diabaikan atau dianggap ringan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 13:50
Matius 13:42
ayat yang identik dari perumpamaan lalang — pengulangan yang disengaja
“dan akan melemparkannya ke dalam tungku api. Di tempat itu akan ada tangisan dan kertak gigi”
Matius 25:41
gambaran yang sama dalam perumpamaan domba-kambing
“Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya”
Wahyu 20:10
nasib akhir dari si jahat dalam Wahyu
“Iblis, yang menyesatkan mereka itu, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 13:50
✕ Sering dikira
'Pengulangan ini berarti Yesus mempunyai sedikit materi untuk diajarkan'
✓ Yang sebenarnya
Pengulangan dalam pedagogi Ibrani adalah teknik penegasan — Yesus mengulang untuk memastikan bahwa kebenaran yang paling penting benar-benar tertanam dalam pikiran murid-murid-Nya.
✕ Sering dikira
'Tungku api ini adalah tempat yang sama dengan api penyucian'
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada indikasi dalam teks ini tentang proses pemurnian — gambaran yang diberikan adalah penghakiman final, bukan proses menuju keselamatan.
Renungan
Renungan Singkat Matius 13:50
Ayat ini mengingatkan kita bahwa hidup ini bukan main-main. Mari kita periksa arah hidup kita: apakah kita sungguh-sungguh mengikut Kristus, atau hanya 'baik' di depan orang lain?
Ya Bapa, mampukan aku untuk hidup setia dan menjauhi segala kejahatan, supaya aku tidak termasuk orang yang menyesal pada akhirnya kelak. Amin.