Dilema seorang pria yang benar

Matius 1:19

Kelahiran yang Mengubah Segalanya

Namun, Yusuf, suaminya, adalah orang yang benar dan tidak mau mempermalukan Maria di muka umum, sehingga dia bermaksud untuk membebaskan Maria secara diam-diam.

Matius 1:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Matius 1:19?

Yusuf, tunangan Maria, adalah orang yang taat pada hukum Taurat. Karena Maria mengandung sebelum mereka menikah, secara hukum ia bisa dipermalukan atau dihukum. Namun, karena ia orang yang benar dan baik hati, ia memutuskan untuk diam-diam membatalkan pertunangan, agar Maria tidak dipermalukan di depan umum.

Latar belakang

Dua jalan yang keduanya menyakitkan

Yusuf menghadapi pilihan yang tidak ada yang bagus. Kalau dia melanjutkan pernikahan, dia akan dianggap orang yang bodoh atau yang mengetahui perselingkuhan tapi diam saja. Kalau dia melaporkan secara publik, Maria bisa dihukum dengan sangat berat menurut Imamat 20:10. Pilihannya adalah cerai diam-diam — melindungi Maria dengan cara yang paling bisa dia lakukan.

Di mana

Nazaret

Rumah Yusuf di Nazaret, malam sebelum keputusan diambil

Kapan

~5 SM

Sebelum kelahiran Yesus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kehamilan Maria diketahui
Mimpi Yusuf
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Matius

mantan pemungut cukai, murid Yesus

O

Kepada

Orang Yahudi Kristen

komunitas Yahudi yang percaya Yesus adalah Mesias

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

δίκαιος

dikaios · benar

Adil, benar, saleh — dalam konteks ini bukan berarti kaku pada hukum, tapi menjalani hidup sesuai dengan kehendak Allah termasuk belas kasih.

δειγματίσαι

deigmatisai · mempermalukan

Mempermalukan di depan publik, mengekspos seseorang — kata yang kuat yang menunjukkan betapa seriusnya konsekuensi tuduhan publik.

λάθρᾳ

lathrā · diam-diam

Secara rahasia, tanpa diketahui publik — Yusuf merencanakan perlindungan dengan cara yang tidak merusak nama Maria.

Yusuf yang dikaios memilih lathrā — kebenaran yang sejati menemukan cara untuk melindungi, bukan menghancurkan. Ini gambaran karakter yang Matius ingin pembacanya lihat sebelum Allah turun tangan.

Tahukah kamu

'Benar' bukan berarti rigid

Kata 'benar' (dikaios) yang dipakai Matius untuk Yusuf bukan berarti taat hukum secara kaku. Matius menyandingkannya langsung dengan 'tidak mau mempermalukan Maria' — artinya Yusuf memahami bahwa kebenaran sejati mencakup belas kasih. Dia menemukan cara untuk menegakkan standar moral sambil tetap melindungi orang yang dia kasihi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Matius 1:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Matius 1:19

✕  Sering dikira

'Yusuf ingin menceraikan Maria karena dia marah dan merasa dikhianati'

✓  Yang sebenarnya

Matius tidak menyebut kemarahan Yusuf sama sekali — yang ditekankan adalah kesalehannya dan niatnya untuk melindungi Maria dari rasa malu publik.

✕  Sering dikira

'Yusuf melanggar hukum Musa dengan tidak melaporkan Maria'

✓  Yang sebenarnya

Hukum Musa memberikan pilihan kepada suami — melaporkan atau tidak. Yusuf memilih opsi yang tidak melanggar hukum tapi tetap melindungi Maria.

Renungan

Renungan Singkat Matius 1:19

Kita bisa belajar dari Yusuf: menjadi benar tidak harus kejam. Dalam menghadapi kesalahan orang lain, kita bisa memilih untuk bertindak dengan kasih dan kelembutan, bukan dengan menghakimi atau mempermalukan.

Tuhan, ajari aku untuk menjadi pribadi yang benar dan penuh kasih, seperti Yusuf, yang memilih kebaikan daripada mempermalukan orang lain. Amin.