Yesus mengusir roh bisu dan tuli dari anak itu
Markus 9:25
Cahaya di Gunung, Iman di Lembah
“Ketika Yesus melihat orang banyak datang berlarian bersama, Dia membentak roh najis itu sambil berkata kepadanya, “Hai kamu roh bisu dan tuli, Aku perintahkan kamu keluar dari anak ini dan jangan masuk ke dia lagi!””Markus 9:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: "Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!"”Markus 9:25 · TB
Terjemahan Baru
“Waktu Yesus melihat bahwa orang banyak mulai datang berkerumun, Ia memerintahkan roh jahat itu dengan berkata, "Roh tuli dan bisu, Aku perintahkan kau keluar dari anak ini dan jangan sekali-kali masuk lagi ke dalamnya!"”Markus 9:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Waktu Yesus melihat kerumunan di situ semakin ramai, Dia membentak roh jahat itu, “Hei, roh yang membuat anak ini bisu dan tuli, Aku perintahkan kamu: Keluar darinya dan jangan pernah masuk lagi!””Markus 9:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“When Jesus saw that the people came running together, he rebuked the foul spirit, saying unto him, Thou dumb and deaf spirit, I charge thee, come out of him, and enter no more into him.”Markus 9:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 9:25?
Yesus membentak roh jahat yang menyebabkan anak itu bisu dan tuli, memerintahkannya keluar dan tidak boleh masuk lagi. Ini menunjukkan otoritas Yesus atas kuasa jahat dan kepedulian-Nya pada penderitaan manusia.
Latar belakang
Yesus bertindak sebelum kerumunan bertambah besar
Markus mencatat Yesus melihat orang banyak berlarian mendekat — dan itu mendorong-Nya untuk bertindak segera. Perintah Yesus sangat langsung dan spesifik: keluar, dan jangan masuk lagi. Bukan sekadar pergi sementara — tapi larangan permanen untuk kembali ke anak ini.
Di mana
Kaki Gunung Hermon
Di tengah kerumunan yang mulai berdesak-desakan
Kapan
~30 M
Momen pengusiran roh
Yang berbicara
Yesus
rabi dari Nazaret, ~30 tahun
Kepada
Roh bisu dan tuli dalam anak itu
roh jahat yang telah menyiksa anak sejak kecil
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐπετίμησεν
epetimesen · membentak
Memberikan teguran keras dan otoritatif — kata yang sama dipakai untuk menghardik angin
ἐγὼ ἐπιτάσσω
ego epitasso · perintahkan
Aku memerintahkan — penekanan pada otoritas pribadi Yesus
μηκέτι εἰσέλθῃς
meketi eiselthes · jangan masuk lagi
Jangan pernah masuk lagi — larangan permanen yang mengikat
Frasa ego epitasso (aku memerintahkan) adalah pernyataan otoritas langsung — bukan doa, bukan permohonan. Yesus memerintah, dan roh itu harus taat.
Tahukah kamu
Roh yang memiliki nama spesifik
Yesus memanggil roh ini 'roh bisu dan tuli' — berbeda dengan pengusiran lain di Markus. Ini menunjukkan Yesus mengidentifikasi dengan tepat sifat roh tersebut, bukan hanya mengusir sesuatu yang anonim.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 9:25
Markus 1:25-26
pola pengusiran yang sama
“Yesus membentak dia: 'Diam! Keluarlah dari orang ini!' Setelah roh najis itu mengguncang dia dan berteriak keras, ia keluar.”
Lukas 10:17
otoritas nama Yesus atas roh jahat
“Ketujuh puluh murid kembali dengan gembira dan berkata: 'Tuhan, roh-roh jahat pun tunduk kepada kami demi nama-Mu!'”
Efesus 6:12
realitas perang spiritual
“Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu kegelapan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 9:25
✕ Sering dikira
'Yesus mengusir roh dengan rumus atau mantra khusus'
✓ Yang sebenarnya
Yesus menggunakan otoritas pribadi-Nya — tidak ada formula ajaib, hanya kata-kata dari Sang Otoritas Tertinggi.
✕ Sering dikira
'Larangan jangan masuk lagi bisa dilanggar oleh roh jahat'
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada catatan bahwa roh ini kembali — perintah Yesus mengikat.
Renungan
Renungan Singkat Markus 9:25
Ketika menghadapi masalah yang tampaknya tidak bisa diatasi, kita bisa belajar dari Yesus yang bertindak dengan tegas dan penuh kuasa. Kita dipanggil untuk percaya bahwa Tuhan sanggup melepaskan kita dari belenggu apa pun, dan kita bisa meminta pertolongan-Nya dengan keyakinan.
Tuhan Yesus, tolong kami untuk percaya pada kuasa-Mu yang mampu melepaskan kami dari segala belenggu, dan berani meminta pertolongan-Mu dengan iman. Amin.