Doa yang sama, diulang lagi
Markus 14:39
Malam Tergelap Sebelum Fajar
“Yesus pergi lagi dan berdoa dengan mengucapkan doa yang sama.”Markus 14:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Ia pergi lagi dan mengucapkan doa yang itu juga.”Markus 14:39 · TB
Terjemahan Baru
“Sekali lagi Yesus pergi berdoa dengan mengucapkan kata-kata yang sama.”Markus 14:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Yesus kembali ke tempat yang tadi untuk berdoa, dan doa-Nya pun sama seperti sebelumnya.”Markus 14:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And again he went away, and prayed, and spake the same words.”Markus 14:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 14:39?
Yesus pergi lagi dan berdoa dengan mengucapkan doa yang sama seperti sebelumnya. Dia mengulangi permohonan-Nya kepada Bapa, menunjukkan ketekunan dan ketaatan-Nya pada kehendak Allah, meskipun menghadapi penderitaan yang berat.
Latar belakang
Ketekunan di tengah kepedihan
Yesus tidak berdoa sekali dan selesai. Dia kembali — dan berdoa lagi dengan kata-kata yang sama. Ada kedalaman dalam pengulangan ini. Ini bukan rutinitas yang malas tapi ketekunan yang sungguh-sungguh. Pergumulan batin-Nya belum selesai. Cawan itu masih ada di depan-Nya. Dan Dia terus berdoa.
Di mana
Getsemani, lebih jauh ke dalam
Tempat yang sama di mana Yesus berdoa pertama kali
Kapan
~30 M
Setelah menegur murid-murid yang tertidur
Yang berbicara
Markus (narasi)
yang mencatat sesi doa Yesus yang kedua
Kepada
Pembaca Injil
yang perlu mengerti ketekunan doa Yesus di malam itu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀπελθὼν πάλιν
apelthōn palin · pergi lagi
Pergi kembali atau pergi lagi — 'palin' menekankan pengulangan. Ini bukan berdoa sekali dan berhenti; Yesus terus kembali ke sumber yang sama.
προσηύξατο
prosēuxato · berdoa
Berdoa — bentuk aorist yang menunjukkan tindakan yang selesai. Sesi doa kedua benar-benar dilakukan, bukan hanya direncanakan.
τὸν αὐτὸν λόγον
ton auton logon · doa yang sama
Kata-kata yang sama persis — Yesus tidak mencari kata-kata baru atau topik yang lebih mudah. Dia terus kembali dengan pergumulan yang sama.
'Palin' (lagi) + 'ton auton logon' (kata yang sama) menunjukkan doa yang tekun dalam ketidakpastian — bukan karena sudah dapat jawaban tapi justru karena belum. Ketekunan dalam doa adalah respons terhadap penderitaan yang belum berakhir.
Tahukah kamu
Tiga sesi doa dalam satu malam
Markus menyebut Yesus berdoa setidaknya tiga kali (ayat 39, 41 — 'ketiga kalinya'). Lukas mencatat malaikat datang menguatkan Yesus di antara sesi doa (Luk 22:43). Penguatan itu tidak langsung mengakhiri pergumulan — Yesus tetap berdoa lagi sesudahnya. Penguatan ilahi tidak selalu berarti penderitaan berhenti.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 14:39
Lukas 18:1
Yesus mengajarkan ketekunan dalam doa — dan Dia sendiri mempraktikkannya di Getsemani
“Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.”
2 Korintus 12:8
Paulus juga berdoa tiga kali untuk satu hal yang sama sebelum mendapat jawaban
“Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku.”
Lukas 22:43
penguatan ilahi di antara sesi doa — penguatan yang tidak menghentikan doa
“Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 14:39
✕ Sering dikira
Mengulang doa yang sama menunjukkan Yesus tidak percaya doanya akan dijawab
✓ Yang sebenarnya
Pengulangan justru menunjukkan ketekunan dan kesungguhan. Yesus mengajarkan 'jangan jemu-jemu berdoa' (Luk 18:1) dan mempraktikkannya sendiri.
✕ Sering dikira
Berdoa dengan kata yang sama adalah formalitas bukan doa yang sungguh-sungguh
✓ Yang sebenarnya
Kata 'ton auton logon' menunjukkan ini bukan rutinitas — ini memang kata-kata yang sama karena pergumulan yang sama belum selesai. Ketulusan tidak selalu memerlukan kata-kata baru.
Renungan
Renungan Singkat Markus 14:39
Ketika menghadapi masalah yang berat, kita bisa belajar dari Yesus untuk terus berdoa dengan tekun, tidak mudah menyerah. Pengulangan doa bukan berarti kurang percaya, tetapi menunjukkan kesungguhan hati dan kepasrahan total pada kehendak Tuhan.
Tuhan, ajari kami untuk tekun berdoa dan tetap percaya pada rencana-Mu, meskipun jawaban belum datang. Amin.