Siapa yang bisa diselamatkan?
Markus 10:26
Pernikahan, Anak-Anak, dan Harta
“Murid-murid menjadi semakin terkejut dan berkata satu kepada yang lain, “Kalau begitu, siapa yang bisa diselamatkan?””Markus 10:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"”Markus 10:26 · TB
Terjemahan Baru
“Kata-kata Yesus itu membuat pengikut-pengikut-Nya heran, sehingga mereka bertanya satu sama lain, "Kalau begitu, siapa yang bisa selamat?"”Markus 10:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mendengar itu, mereka semakin tercengang dan bertanya satu sama lain, “Kalau begitu, siapa yang bisa selamat dan masuk surga?””Markus 10:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they were astonished out of measure, saying among themselves, Who then can be saved?”Markus 10:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 10:26?
Murid-murid sangat terkejut karena dalam tradisi mereka, kekayaan sering dilihat sebagai berkat Allah. Jika orang kaya saja sulit masuk Kerajaan Allah, mereka berpikir tidak ada yang bisa diselamatkan. Pertanyaan ini menunjukkan kebingungan mereka tentang bagaimana seseorang bisa diselamatkan.
Latar belakang
Pertanyaan yang mengungkap asumsi tersembunyi
Murid-murid bertanya 'kalau begitu siapa yang bisa diselamatkan?' — ini mengungkap asumsi mereka: jika orang kaya (yang dianggap diberkati) saja sulit masuk, bagaimana dengan orang lain? Tapi pertanyaan itu juga menunjukkan bahwa mereka belum benar-benar mengerti apa yang baru saja diajarkan Yesus.
Di mana
Di jalan menuju Yerusalem
Di antara sesama murid, setelah mendengar tentang unta dan lubang jarum
Kapan
~30 M
Percakapan tentang keselamatan dan kekayaan
Yang berbicara
Murid-murid Yesus
kedua belas murid yang makin terkejut dan bertanya dengan jujur
Kepada
Yesus
guru yang akan menjawab dengan pernyataan tentang kemungkinan Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
περισσῶς ἐξεπλήσσοντο
perissos exeplesonto · semakin terkejut
Sangat-sangat tercengang — 'perissos' (berlebihan) + 'ekplesso' (tercengang sampai terpukul). Dua kata yang sama-sama kuat digabungkan.
σωθῆναι
sothenai · diselamatkan
Passive infinitive dari 'sozo' (menyelamatkan) — 'diselamatkan' bukan 'menyelamatkan diri'. Implisit: ada Pihak yang menyelamatkan.
τίς
tis · siapa
Siapa — pertanyaan tentang identitas, bukan cara. Mereka tidak bertanya 'bagaimana caranya' tapi 'adakah orang yang bisa'.
'Sothenai' dalam bentuk pasif adalah kunci: pertanyaan murid-murid tentang siapa yang diselamatkan secara tidak sadar sudah menyiratkan bahwa keselamatan adalah tindakan yang dilakukan kepada seseorang — bukan sesuatu yang dia capai.
Tahukah kamu
Mereka berbicara satu ke yang lain
Markus mencatat mereka berkata 'satu kepada yang lain' — bukan langsung ke Yesus. Ini percakapan di antara sesama murid, mungkin berbisik-bisik. Yesus mendengar dan merespons. Ini momen yang sangat manusiawi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 10:26
Roma 10:9
keselamatan sebagai tindakan Allah atas manusia yang beriman
“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.”
Efesus 2:8-9
keselamatan yang tidak bisa diusahakan sendiri
“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, itu adalah pemberian Allah.”
Kisah Para Rasul 2:47
keselamatan sebagai karya Tuhan yang aktif menambahkan orang
“...setiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 10:26
✕ Sering dikira
Pertanyaan 'siapa yang bisa diselamatkan' menunjukkan murid-murid berputus asa
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan keputusasaan — ini pertanyaan yang jujur dan terbuka. Mereka ingin tahu, dan Yesus akan menjawab dengan kabar baik: bagi Allah semua mungkin.
✕ Sering dikira
Pertanyaan ini membuktikan bahwa murid-murid mengerti ajaran Yesus tentang keselamatan
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya — pertanyaan itu menunjukkan mereka masih berpikir dalam kerangka usaha manusia. Jawaban Yesus akan menggeser kerangka itu sepenuhnya.
Renungan
Renungan Singkat Markus 10:26
Jangan pernah berpikir bahwa keselamatan bergantung pada status atau kekayaan kita. Keselamatan adalah anugerah Allah yang tidak bisa dibeli atau diraih dengan usaha manusia.
Ya Bapa, terima kasih karena keselamatan adalah anugerah-Mu yang tidak bisa kubeli. Tolong aku untuk hidup rendah hati dan bersyukur. Amin.