Benih jatuh di pinggir jalan dan dimakan burung
Lukas 8:5
Perjalanan, Mukjizat, dan Perumpamaan Yesus
““Seorang petani pergi menabur benih. Ketika ia menabur, ada sebagian yang jatuh di pinggir jalan dan terinjak-injak, serta dimakan oleh burung-burung di udara.”Lukas 8:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Adalah seorang penabur keluar untuk menaburkan benihnya. Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu diinjak orang dan burung-burung di udara memakannya sampai habis.”Lukas 8:5 · TB
Terjemahan Baru
“"Seorang petani pergi menabur benih. Ketika ia sedang menabur, ada benih yang jatuh di jalan. Sebagian diinjak orang dan yang lainnya dimakan burung.”Lukas 8:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Pada suatu hari, seorang petani pergi menabur benih di ladang. Waktu dia menabur benih itu, sebagian jatuh di jalan, lalu diinjak-injak orang dan dimakan burung-burung sampai habis.”Lukas 8:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“A sower went out to sow his seed: and as he sowed, some fell by the way side; and it was trodden down, and the fowls of the air devoured it.”Lukas 8:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 8:5?
Ayat ini memulai perumpamaan tentang penabur yang menabur benih. Benih yang jatuh di pinggir jalan melambangkan mereka yang mendengar firman Allah, tetapi sebelum sempat berakar, setan datang mengambilnya dari hati mereka, sehingga mereka tidak percaya dan diselamatkan.
Latar belakang
Petani Galilea dan cara mereka menabur
Petani Palestina kuno menabur benih sebelum membajak — bukan sesudah. Jadi wajar kalau benih jatuh di mana-mana termasuk di jalan setapak yang keras. Metode ini bukan kecerobohan, tapi memang cara bertani yang umum di wilayah itu.
Di mana
Galilea
Di antara ladang-ladang yang menjadi latar cerita perumpamaan
Kapan
~28-29 M
Pengajaran perumpamaan Yesus
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret, menggunakan gambar pertanian yang dikenal pendengar
Kepada
Orang banyak dari berbagai kota
Mayoritas berlatar pertanian — paham soal menabur benih
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
σπεῖραι
menabur · sow
Menaburkan benih dengan tangan secara tersebar luas
ὁδόν
pinggir jalan · path/road
Jalan setapak yang dipadatkan oleh lalu lintas kaki
κατεφάγεν
dimakan · devoured
Dilahap habis, dilenyapkan sepenuhnya
Benih di pinggir jalan tidak punya kesempatan sama sekali — diinjak dan dilahap. Tanah yang keras berarti kata-kata tidak bisa masuk sejak pertama.
Tahukah kamu
Burung pemakan benih adalah masalah nyata
Di pertanian Timur Tengah kuno, petani kadang menyewa anak-anak untuk mengusir burung dari ladang yang baru ditabur. Gambaran burung memakan benih adalah ancaman nyata yang langsung dikenali pendengar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 8:5
Matius 13:4
Paralel perumpamaan yang sama
“Sebagian benih jatuh di pinggir jalan, datanglah burung dan memakannya”
Markus 4:4
Versi Markus tentang perumpamaan ini
“Ketika ia menabur, sebagian jatuh di pinggir jalan, burung-burung datang dan memakannya”
Yeremia 4:3
Persiapan tanah sebelum menabur
“Bajaklah bagimu tanah baru dan jangan menabur di antara semak duri”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 8:5
✕ Sering dikira
Petani ini ceroboh karena membiarkan benih jatuh di jalan
✓ Yang sebenarnya
Metode menabur dulu baru membajak adalah cara bertani yang normal di Palestina kuno
✕ Sering dikira
Burung di sini hanyalah detail cerita tanpa makna
✓ Yang sebenarnya
Yesus sendiri menjelaskan burung itu melambangkan setan yang mencuri firman
Renungan
Renungan Singkat Lukas 8:5
Kita perlu menjaga hati kita agar tidak menjadi 'pinggir jalan' yang keras dan tidak peka. Jangan biarkan godaan atau kesibukan membuat firman yang kita dengar cepat hilang. Luangkan waktu untuk merenungkan dan menghidupi firman itu.
Bapa, lembutkan hatiku agar firman-Mu dapat berakar dan bertumbuh dalam hidupku, dan jangan biarkan iblis mencuri benih yang Engkau tanamkan. Amin.