Menyeberangi danau di tengah hari yang tampak tenang
Lukas 8:22-25
Yesus Menghentikan Angin Ribut
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Keputusan menyeberang yang terasa wajar
Menyeberangi Danau Galilea adalah perjalanan rutin bagi nelayan-nelayan seperti Petrus dan Yohanes. Jarak dari pantai barat ke timur hanya sekitar 13 km. Mereka berangkat dengan kondisi normal — tidak ada tanda-tanda badai. Yesus bahkan sempat tertidur, tanda perjalanan awalnya tenang.
Di mana
Danau Galilea (Danau Genesaret/Kinneret)
Di atas perahu yang berangkat dari pantai barat menuju pantai timur danau
Kapan
~28-29 M
Pelayanan Galilea Yesus
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret yang mengajak murid-murid menyeberangi danau
Kepada
Murid-murid Yesus
Dua belas rasul yang berada dalam perahu bersama Yesus
Arti tiap ayat
Penjelasan Lukas 8:22-25 Ayat per Ayat
Lukas 8:22
Yesus mengajak murid-muridnya menyeberang ke seberang danau. Mereka naik perahu dan berangkat. Ini menunjukkan bahwa Yesus mengambil inisiatif untuk pindah tempat, dan murid-murid mengikuti-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 8:23
Saat mereka berlayar, Yesus tertidur. Tiba-tiba angin ribut melanda dan perahu kemasukan air, sehingga murid-murid ketakutan. Ini menunjukkan bahwa bersama Yesus pun, badai bisa datang, tetapi Yesus tetap tenang.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 8:24
Murid-murid membangunkan Yesus dan berteriak minta tolong. Yesus bangun, menegur angin dan air, lalu semuanya menjadi tenang. Ini menunjukkan otoritas Yesus atas alam dan kuasa-Nya untuk menyelamatkan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 8:25
Yesus menenangkan angin ribut dan gelombang danau dengan perkataan-Nya, menunjukkan kuasa-Nya atas alam. Pertanyaan-Nya 'Di manakah imanmu?' mengajak murid-murid untuk percaya bahwa Yesus selalu memegang kendali,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →