Izinkan hamba-Mu pergi dalam damai

Lukas 2:29

Simeon dan Hana: Dua Saksi Tua

“Sekarang, ya Tuhan, kiranya Engkau mengizinkan pelayan-Mu ini pergi dalam damai, sesuai dengan firman-Mu;

Lukas 2:29 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Lukas 2:29?

Simeon berkata bahwa sekarang ia bisa pergi (mati) dalam damai karena ia telah melihat keselamatan yang Tuhan sediakan. Ini menunjukkan kepuasan dan kedamaian yang datang dari melihat penggenapan janji Allah.

Latar belakang

Seorang hamba yang siap pulang

Nyanyian Simeon ini dikenal sebagai 'Nunc Dimittis' (Latin: 'Sekarang berikanlah'). Ia memohon untuk 'dilepaskan' — dalam damai, sesuai firman Allah. Kata 'hamba' (doulos) menunjukkan ia menempatkan dirinya dalam posisi pelayan yang tugasnya sudah selesai dan kini minta izin untuk pergi.

Di mana

Bait Allah, Yerusalem

Simeon menggendong bayi Yesus, berbicara kepada Allah

Kapan

~6 SM

Puncak nyanyian pujian Simeon

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Simeon menggendong bayi Yesus
Deskripsi tentang keselamatan yang dilihatnya
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Simeon

Orang tua Yerusalem yang saleh, kini menggendong bayi Yesus

A

Kepada

Allah

Simeon berbicara langsung kepada Allah dalam nyanyian syukurnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

νῦν

nyn · now

Sekarang — keterangan waktu yang menunjukkan momen ini adalah titik penggenapan

ἀπολύεις

apolucis · dismiss/release

Melepaskan/membiarkan pergi — seperti majikan melepaskan hamba yang tugasnya selesai

ἐν εἰρήνῃ

en eirene · in peace

Dalam damai — bukan mati dalam ketakutan tapi dalam kepuasan yang sempurna

Simeon tidak minta panjang umur lagi — ia minta dibebaskan. Ia sudah melihat yang perlu dilihat, dan kini ia siap. Ini adalah kematian yang paling diinginkan: dalam damai dan kepuasan.

Tahukah kamu

Nunc Dimittis dipakai dalam ibadat vesper selama berabad-abad

Nyanyian Simeon ini menjadi bagian dari liturgi vesper (doa malam) Gereja sejak abad ke-4 dan masih dipakai sampai sekarang. Ada sesuatu tentang kata-kata orang tua yang menggendong harapan dan siap mati dengan damai yang menyentuh hati setiap generasi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 2:29

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Lukas 2:29

✕  Sering dikira

Simeon mengatakan ini karena ia sudah sangat lelah dan ingin mati

✓  Yang sebenarnya

Ini bukan keluhan kelelahan — ini adalah kepuasan penuh dari orang yang telah melihat janji Allah digenapkan

✕  Sering dikira

Simeon langsung mati setelah ucapan ini

✓  Yang sebenarnya

Tidak ada yang mengatakan Simeon mati saat itu juga — ia masih berbicara lebih banyak di ayat-ayat berikutnya

Renungan

Renungan Singkat Lukas 2:29

Hidup yang dipenuhi oleh pengenalan akan Yesus memberi kita damai sejahtera yang sejati. Kita tidak perlu takut akan masa depan karena kita tahu keselamatan kita sudah pasti.

Bapa, berikanlah aku damai sejahtera seperti Simeon, yang puas karena telah melihat keselamatan-Mu dalam Yesus. Amin.