Satu tetes air untuk lidah yang terbakar

Lukas 16:24

Uang, Kesetiaan, dan Dunia yang Akan Datang

Dan, orang kaya itu berseru, ‘Bapa Abraham, kasihanilah aku dan suruhlah Lazarus mencelupkan ujung jarinya ke air dan menyejukkan lidahku sebab aku menderita dalam nyala api ini.’

Lukas 16:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Lukas 16:24?

Orang kaya berseru minta belas kasihan kepada Abraham, meminta Lazarus untuk menyejukkan lidahnya dengan air karena ia menderita dalam nyala api. Ini menunjukkan betapa mengerikannya penderitaan di neraka, dan bahwa tidak ada kesempatan kedua setelah kematian untuk memperbaiki keadaan.

Latar belakang

Permintaan yang sangat kecil — tapi tidak bisa dipenuhi

Si kaya dulu berpesta setiap hari. Sekarang ia memohon satu tetes air dari ujung jari. Yesus mendesain kontras ini dengan sangat cermat: permintaan yang paling kecil pun tidak bisa dipenuhi. Bukan karena Abraham tidak mau, tapi karena ada sesuatu yang memisahkan mereka yang tidak bisa ditembus.

Di mana

Alam kematian (dalam perumpamaan)

Dialog lintas jurang yang tidak bisa dijembatani

Kapan

~29 M

Pelayanan akhir Yesus menuju Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Si kaya melihat Lazarus di pangkuan Abraham
Abraham menjelaskan mengapa tidak bisa dikabulkan
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Si orang kaya (dalam perumpamaan)

tokoh yang kini memohon dari tempat siksaan

A

Kepada

Abraham (dalam perumpamaan)

bapa leluhur Israel yang menjawab dari jauh

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

πάτερ Ἀβραάμ

pater Abraam · Father Abraham

Bapa Abraham — sapaan hormat sekaligus klaim identitas. Si kaya mengklaim hubungan leluhur sebagai argumen, seperti yang diingatkan Yohanes Pembaptis untuk tidak dilakukan.

καταψύξῃ τὴν γλῶσσάν μου

katapsyxē tēn glōssan mou · cool my tongue

Menyejukkan lidahku — glōssa (lidah) yang sama yang dulu menikmati makanan mewah, kini meminta setetes kesejukan.

ὀδυνῶμαι

odynomai · I am in agony

Aku menderita/tersiksa — kata yang sama dipakai untuk Maria dan Yusuf yang bersusah hati kehilangan Yesus muda (Lukas 2:48). Penderitaan yang sangat dalam.

Si kaya menyebut 'Bapa Abraham' tapi mengabaikan 'anak-anak Abraham' (orang miskin seperti Lazarus) seumur hidupnya. Klaim hubungan tanpa perbuatan adalah tema yang berulang dalam Lukas.

Tahukah kamu

Si kaya memanggil Abraham 'Bapa'

Si kaya memanggil Abraham 'Bapa Abraham' — ia mengandalkan identitas etnisnya sebagai keturunan Abraham. Yohanes Pembaptis sudah memperingatkan hal yang sama (Lukas 3:8): 'jangan andalkan bahwa Abraham adalah bapamu'. Identitas etnik Yahudi tidak otomatis menyelamatkan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 16:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Lukas 16:24

✕  Sering dikira

Si kaya memohon dengan rendah hati jadi ada kemungkinan dikabulkan

✓  Yang sebenarnya

Tidak ada 'kemungkinan' di sini — Abraham menjelaskan bahwa ada jurang abadi yang memisahkan mereka. Permohonan yang rendah hati setelah mati tidak mengubah kondisi itu.

✕  Sering dikira

Api yang disebutkan di sini adalah api literal alam neraka

✓  Yang sebenarnya

Perumpamaan menggunakan gambaran — api, tetes air, jari — sebagai cara melukiskan kondisi penderitaan yang tidak tertanggungkan. Ini bahasa gambaran, bukan laporan saintifik tentang kondisi akhirat.

Renungan

Renungan Singkat Lukas 16:24

Penderitaan di neraka sangat nyata. Kita dipanggil untuk bertobat dan hidup dalam kasih Kristus, serta membagikan kabar baik ini kepada orang lain agar mereka tidak binasa.

Tuhan, kami bersyukur atas keselamatan-Mu. Tolong kami hidup sebagai saksi-Mu agar banyak orang diselamatkan dari kebinasaan. Amin.