Yesus datang melemparkan api ke dunia
Lukas 12:49-53
Yesus Membuat Pemisahan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Yesus mengungkapkan intensitas misi-Nya
Ini adalah pernyataan yang sangat jarang — Yesus berbicara tentang perasaannya sendiri tentang misi-Nya. 'Api' di sini kemungkinan adalah simbol pemurnian dan penghakiman yang Ia bawa ke dunia. Dan Ia tidak takut — Ia 'berharap api itu sudah menyala', menunjukkan kerinduan untuk menyelesaikan misi-Nya.
Di mana
Galilea atau perjalanan menuju Yerusalem
Pernyataan personal dan intens tentang misi Yesus
Kapan
~29-30 M
Pelayanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Galilea, mengungkapkan intensi dan tekanan batin-Nya sendiri
Kepada
Para murid dan kerumunan
pendengar yang terkejut dengan pernyataan personal ini
Arti tiap ayat
Penjelasan Lukas 12:49-53 Ayat per Ayat
Lukas 12:49
Yesus datang untuk membawa api ke dunia, yang melambangkan api pemurnian dan kuasa Roh Kudus. Ia menginginkan agar api itu segera menyala, menunjukkan kerinduan-Nya agar karya-Nya segera digenapi melalui kematian dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 12:50
Yesus menyebut 'baptisan' yang harus Ia jalani, yaitu penderitaan dan kematian-Nya di kayu salib. Ia merasa sangat tertekan memikul beban ini, namun rela menjalaninya sebagai bagian dari misi penyelamatan Allah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 12:51
Yesus menegaskan bahwa kehadiran-Nya membawa perpecahan, bukan perdamaian duniawi. Ini berarti keputusan untuk mengikuti Yesus dapat memisahkan orang dari keluarganya yang tidak seiman, karena kasih kepada Kristus…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 12:52
Yesus menggambarkan bahwa dalam satu keluarga, ada yang memihak kepada-Nya dan ada yang menolak, sehingga terjadi perpecahan. Ini bukan keinginan Yesus, tetapi konsekuensi logis dari respons orang terhadap Injil.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 12:53
Yesus memakai ungkapan dari Mikha 7:6 untuk menunjukkan bahwa perpecahan bisa terjadi bahkan antara orang tua dan anak, ibu mertua dan menantu. Ini menekankan betapa radikalnya tuntutan untuk mengikut Dia.
Arti lengkap, studi kata & renungan →