Celaka: bangun makam nabi yang kamu bunuh
Lukas 11:47
Doa, Kuasa, dan Celaka bagi yang Munafik
“Celakalah kamu karena membangun makam untuk nabi-nabi yang dibunuh oleh nenek moyangmu.”Lukas 11:47 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Celakalah kamu, sebab kamu membangun makam nabi-nabi, tetapi nenek moyangmu telah membunuh mereka.”Lukas 11:47 · TB
Terjemahan Baru
“Celakalah kalian! Kalian membangun makam untuk nabi-nabi, yang justru dibunuh oleh nenek moyangmu sendiri.”Lukas 11:47 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Celakalah kalian! Karena kalian membangun kuburan-kuburan yang indah untuk para nabi, padahal nenek moyang kalianlah yang sudah membunuh mereka!”Lukas 11:47 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Woe unto you! for ye build the sepulchres of the prophets, and your fathers killed them.”Lukas 11:47 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 11:47?
Yesus menegur ahli Taurat karena mereka membangun makam untuk para nabi yang dibunuh oleh nenek moyang mereka. Ini menunjukkan bahwa mereka mengaku menghormati nabi-nabi, tetapi sebenarnya mereka sama seperti nenek moyang mereka: menolak pesan Tuhan dan tidak mau bertobat. Membangun makam bisa jadi hanya formalitas tanpa perubahan hati.
Latar belakang
Monumen yang mengkhianati diri sendiri
Membangun makam untuk nabi-nabi yang dibunuh nenek moyang terlihat seperti penghormatan — menunjukkan penyesalan atas perbuatan masa lalu. Tapi Yesus melihat kontradiksi di baliknya: kamu membangun makam untuk nabi, tapi kamu sedang menolak nabi yang ada sekarang. Menghormati nabi yang sudah mati jauh lebih mudah dari mendengarkan nabi yang hidup yang menantang kamu.
Di mana
Rumah orang Farisi
Konfrontasi yang semakin serius tentang warisan penolakan nabi
Kapan
~29 M
Perjalanan menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Yesus dari Nazaret, melanjutkan celaka kepada ahli Taurat
Kepada
Ahli Taurat dan semua yang hadir
Tamu-tamu makan yang mendengar konfrontasi ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
οἰκοδομεῖτε
oikodomeite · membangun
Sedang membangun — present tense yang menunjukkan kegiatan yang sedang berlangsung, bukan yang sudah selesai.
τὰ μνημεῖα
ta mnēmeia · makam
Monumen/makam/peringatan — struktur fisik yang memperingati orang yang sudah mati.
ἀπεκτόνησαν
apektonesān · dibunuh
Membunuh — merujuk pada sejarah panjang pembunuhan nabi-nabi dalam Perjanjian Lama.
Menghormati yang sudah mati tidak menggantikan ketaatan kepada yang hidup. Monumentasi masa lalu bisa menjadi cara untuk menghindari pertanggungjawaban masa kini.
Tahukah kamu
Praktik membangun makam nabi di Yudaisme
Ada tradisi yang terdokumentasi dalam Yudaisme tentang membangun dan merawat makam tokoh-tokoh suci. Sampai sekarang, banyak situs di Israel yang diklaim sebagai makam nabi atau orang suci yang dikunjungi peziarah. Di zaman Yesus praktik ini sudah ada dan dianggap tanda kesalehan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 11:47
Nehemia 9:26
pola historis membunuh nabi
“Mereka tidak mau menaati perintah-Mu... membunuh nabi-nabi-Mu yang telah memperingatkan mereka”
Ibrani 11:37-38
daftar nabi yang menderita karena kebenaran
“Ada yang mati dilempar batu, digergaji, dibunuh dengan pedang... Mereka yang dunia ini tidak layak menerimanya”
Matius 23:29
paralel langsung
“Kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah tugu peringatan orang-orang benar”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 11:47
✕ Sering dikira
Menghormati tokoh rohani masa lalu adalah sesuatu yang salah
✓ Yang sebenarnya
Menghormati warisan rohani bisa positif. Yang dikritik Yesus adalah menggunakannya sebagai klaim kesalehan sambil menolak nabi yang ada sekarang.
✕ Sering dikira
Nenek moyang adalah orang jahat yang secara sadar memilih membunuh nabi
✓ Yang sebenarnya
Situasinya lebih kompleks — banyak yang membunuh nabi berpikir mereka sedang membela Allah. Ini yang membuat polanya begitu berbahaya: penolakan terhadap kebenaran bisa terasa seperti pembelaan kebenaran.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 11:47
Jangan mengagumi tokoh rohani masa lalu sambil mengabaikan panggilan Tuhan hari ini. Apakah kamu menghormati Firman Tuhan hanya dalam kata-kata, tapi tidak menaatinya?
Tuhan, buat aku menjadi pelaku Firman-Mu, bukan sekadar pengagum orang-orang kudus. Amin.