Perintah Ilahi: Pergi Tanpa Tahu Tujuan
Kisah Para Rasul 7:3
Pidato Panjang yang Berakhir dengan Batu
“dan berkata kepadanya, ‘Pergilah dari tanahmu dan dari sanak saudaramu, lalu datanglah ke tanah yang akan Kutunjukkan kepadamu.’”Kisah Para Rasul 7:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan berfirman kepadanya: Keluarlah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.”Kisah Para Rasul 7:3 · TB
Terjemahan Baru
“dan berkata, 'Tinggalkanlah negerimu dan sanak keluargamu. Pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.'”Kisah Para Rasul 7:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Allah berkata kepadanya,‘Tinggalkanlah negerimu ini dan keluarga besarmu, lalu pergilah ke negeri yang akan Aku tunjukkan kepadamu.’”Kisah Para Rasul 7:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And said unto him, Get thee out of thy country, and from thy kindred, and come into the land which I shall shew thee.”Kisah Para Rasul 7:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 7:3?
Stefanus mengutip perintah Allah kepada Abraham untuk meninggalkan tanah airnya dan pergi ke tanah yang akan ditunjukkan. Ini menekankan bahwa iman Abraham adalah respons terhadap panggilan Allah, dan Allah sendiri yang memimpinnya.
Latar belakang
Pergi Dulu, Peta Menyusul
Allah memerintahkan Abraham untuk pergi dari tanah dan keluarganya — tanpa memberi tahu dulu ke mana tujuannya. 'Ke tanah yang akan Kutunjukkan kepadamu' adalah janji masa depan, bukan petunjuk GPS. Stefanus menekankan ini: iman Abraham adalah respons terhadap suara Allah, bukan terhadap keamanan atau kejelasan situasi.
Di mana
Ur-Kasdim (dalam narasi)
Stefanus mengutip firman Allah kepada Abraham di tanah Kasdim
Kapan
~2000 SM (dalam narasi)
Panggilan Abraham, awal sejarah Israel
Yang berbicara
Stefanus
Diakon jemaat Yerusalem, dipenuhi Roh Kudus dan hikmat
Kepada
Sanhedrin
71 pemimpin agama Yahudi, marah dan curiga
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἔξελθε
pergilah · go out / depart
Kata perintah aorist — tindakan tegas dan final, bukan bertahap. Keluar sepenuhnya, tidak setengah-setengah.
γῆν
tanah · land / country
Bukan sekadar tempat tinggal — 'tanah' di sini mewakili identitas, warisan, dan akar budaya.
ἄν σοι δείξω
akan Kutunjukkan · I will show
Kata kerja masa depan — tujuan belum diungkap saat perintah diberikan. Iman mendahului informasi.
Perintah ἔξελθε (pergilah) tanpa informasi lengkap, hanya janji 'akan Kutunjukkan' — ini adalah pola iman alkitabiah: Allah memanggil dulu, penjelasan menyusul. Stefanus ingin Sanhedrin melihat pola yang sama ada dalam diri Yesus.
Tahukah kamu
Meninggalkan Ur Berarti Meninggalkan Segalanya
Ur-Kasdim di masa Abraham adalah salah satu kota terbesar dan termakmur di dunia kuno — pusat perdagangan, pusat kuil, pusat kebudayaan. Abraham meninggalkan semua itu. Ini bukan sekadar pindah kota; ini melepaskan jaringan sosial, ekonomi, dan identitas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 7:3
Kejadian 12:1
Kutipan langsung dari perintah Allah kepada Abraham yang Stefanus ulangi di sini.
“Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu... ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.”
Ibrani 11:8
Iman Abraham adalah taat tanpa peta — inilah yang Stefanus soroti.
“Abraham berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.”
Yohanes 3:8
Roh Allah bergerak tanpa bisa diprediksi — sama seperti panggilan Allah kepada Abraham.
“Angin bertiup ke mana ia mau... demikian jugalah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 7:3
✕ Sering dikira
Allah kejam karena tidak memberi tahu Abraham tujuannya
✓ Yang sebenarnya
Justru ini menunjukkan relasi kepercayaan — Abraham kenal siapa yang memanggil, bukan sekadar tahu ke mana ia pergi.
✕ Sering dikira
Stefanus mengutip ayat ini untuk menunjukkan keahlian hafalannya
✓ Yang sebenarnya
Stefanus memilih kisah ini karena Allah bekerja di luar tanah suci dan tanpa Bait Suci — langsung membantah tuduhan bahwa ia merendahkan 'tempat suci'.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 7:3
Panggilan Allah sering mengharuskan kita untuk meninggalkan zona nyaman dan mengikuti Dia ke tempat yang belum kita ketahui. Percayalah bahwa Allah akan menuntun langkah kita ketika kita taat.
Tuhan, berikanlah aku keberanian untuk meninggalkan apa yang aman dan mengikut Engkau ke tempat yang Engkau tunjukkan. Amin.