Keluhan Janda-Janda yang Terabaikan
Kisah Para Rasul 6:1-7
Tujuh Orang Dipilih untuk Pelayanan Khusus
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Gereja tumbuh tapi manajemennya ketinggalan
Jemaat Jerusalem sudah ratusan orang — terlalu besar untuk dikelola dua belas orang saja. Janda-janda dari komunitas Yahudi berbahasa Yunani (Helenis) merasa dipinggirkan: mereka tidak dapat jatah makanan harian yang seharusnya. Ini bukan drama kecil — di zaman itu janda tanpa jatah makanan bisa mati kelaparan.
Di mana
Yerusalem
Komunitas gereja mula-mula di kota Yerusalem
Kapan
~35 M
Gereja mula-mula berkembang pesat
Yang berbicara
Narator (Lukas)
Dokter & sejarawan, teman seperjalanan Paulus
Kepada
Teofilus & pembaca mula-mula
Orang percaya dari latar Yunani-Romawi
Arti tiap ayat
Penjelasan Kisah Para Rasul 6:1-7 Ayat per Ayat
Kisah Para Rasul 6:1
Ayat ini menceritakan bahwa ketika jumlah murid bertambah, muncul keluhan dari orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani (Helenis) bahwa janda-janda mereka diabaikan dalam pembagian makanan sehari-hari. Ini menunjukkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kisah Para Rasul 6:2
Para rasul menegaskan bahwa tugas utama mereka adalah memberitakan firman Tuhan, bukan melayani meja. Ini bukan berarti pelayanan sosial tidak penting, tetapi mereka menyadari panggilan khusus mereka. Mereka tidak mau…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kisah Para Rasul 6:3
Para rasul meminta jemaat untuk memilih tujuh orang yang memiliki reputasi baik, penuh Roh Kudus dan hikmat untuk mengurus pelayanan meja. Ini menunjukkan bahwa bahkan pelayanan praktis membutuhkan orang yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kisah Para Rasul 6:4
Para rasul memutuskan untuk fokus pada doa dan pelayanan firman, sementara tugas lain dipercayakan kepada tujuh orang yang dipilih. Ini adalah contoh pembagian tugas yang bijaksana dalam kepemimpinan gereja.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kisah Para Rasul 6:5
Jemaat setuju dengan usulan itu dan memilih tujuh pria: Stefanus, Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas, dan Nikolaus. Ini menunjukkan kebersamaan dan persetujuan jemaat dalam memilih pemimpin.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kisah Para Rasul 6:6
Para rasul mendoakan tujuh orang itu dan menumpangkan tangan ke atas mereka sebagai tanda pengutusan dan pemberian kuasa. Ini menunjukkan pentingnya doa dalam menetapkan pemimpin.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kisah Para Rasul 6:7
Ayat ini menunjukkan bahwa meskipun ada konflik internal, firman Allah terus menyebar dan jumlah murid bertambah banyak, bahkan banyak imam menjadi percaya. Ini menekankan bahwa pekerjaan Tuhan tidak terhambat oleh…
Arti lengkap, studi kata & renungan →