Tangan Kuat TUHAN Bergerak
Keluaran 6:1
Janji Pembebasan Besar
“Namun, TUHAN berfirman kepada Musa, “Sekarang, kamu akan melihat yang akan Kulakukan terhadap Firaun. Karena dipaksa oleh tangan yang kuat, dia akan membiarkanmu pergi dan oleh tangan yang kuat pula, dia akan mengusir mereka keluar dari negerinya.””Keluaran 6:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(5-24) Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa: "Sekarang engkau akan melihat, apa yang akan Kulakukan kepada Firaun; sebab dipaksa oleh tangan yang kuat ia akan membiarkan mereka pergi, ya dipaksa oleh tangan yang kuat ia akan mengusir mereka dari negerinya."”Keluaran 6:1 · TB
Terjemahan Baru
“(5-24) Lalu TUHAN berkata kepada Musa, "Sekarang engkau akan melihat bagaimana Aku bertindak terhadap raja. Dia akan Kupaksa melepaskan bangsa-Ku. Sesungguhnya, dia akan Kupaksa mengusir mereka dari negeri ini."”Keluaran 6:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu TUHAN berkata kepada Musa, “Sekarang kamu akan melihat apa yang akan Aku lakukan terhadap raja Mesir. Aku akan memaksanya untuk membiarkan umat-Ku pergi, bahkan dia akan mengusir mereka keluar dari negerinya.””Keluaran 6:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then the LORD said unto Moses, Now shalt thou see what I will do to Pharaoh: for with a strong hand shall he let them go, and with a strong hand shall he drive them out of his land.”Keluaran 6:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 6:1?
Tuhan meyakinkan Musa bahwa Ia akan bertindak dengan kuasa-Nya yang kuat sehingga Firaun bukan hanya mengizinkan orang Israel pergi, tetapi bahkan mengusir mereka dari Mesir. Ini menunjukkan bahwa Tuhan berdaulat atas hati dan tindakan manusia, bahkan raja yang paling keras sekalipun, untuk memenuhi rencana-Nya.
Latar belakang
TUHAN merespons keputusasaan Musa
Setelah permintaan pertama ditolak Firaun dan beban kerja bangsa Israel malah makin berat, Musa kembali kepada TUHAN dengan hati hancur. TUHAN tidak marah — Dia justru menegaskan ulang rencana-Nya dengan janji yang lebih kuat. 'Tangan yang kuat' bukan kiasan — ini bahasa perjanjian yang berarti kuasa ilahi yang pasti bertindak.
Di mana
Mesir (kemungkinan Gosyen)
Di hadapan TUHAN · setelah Firaun menolak permintaan pertama
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel yang berbicara langsung kepada Musa
Kepada
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָד
yad · tangan
Tangan atau kekuatan — dalam Alkitab Ibrani sering melambangkan kuasa dan tindakan langsung
חָזַק
chazaq · dipaksa
Kuat, memaksa, kokoh — kata yang sama juga dipakai untuk 'mengeraskan hati Firaun'
גָּרַשׁ
garash · mengusir
Mengusir dengan paksa keluar dari tempat — bukan sekadar membiarkan pergi, tapi didorong keluar
Tiga kata ini membangun satu gambaran: kuasa TUHAN begitu besar sehingga Firaun yang tadinya menolak justru akan menjadi alat yang mendorong Israel keluar sendiri.
Tahukah kamu
Ungkapan 'tangan yang kuat' dalam konteks Timur Tengah Kuno
Di teks-teks Mesir kuno, 'tangan yang kuat' (strong arm) adalah gelar yang biasa dipakai untuk Firaun sendiri. TUHAN seperti membalik gelar itu — bukan Firaun, tapi Dia-lah yang punya tangan paling kuat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 6:1
Keluaran 3:19-20
tangan kuat TUHAN
“Aku tahu bahwa raja Mesir tidak akan membiarkan kamu pergi kecuali karena tangan yang kuat.”
Ulangan 4:34
kuasa pembebasan
“Atau pernahkah Allah mencoba mengambil bagi diri-Nya suatu bangsa dari tengah bangsa lain... dengan tangan yang kuat?”
Mazmur 136:12
tangan TUHAN bertindak
“Dengan tangan yang kuat dan lengan yang terentang — kasih setia-Nya untuk selama-lamanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 6:1
✕ Sering dikira
"Firaun akan mengusir Israel karena takut"
✓ Yang sebenarnya
TUHAN yang menggerakkan hati Firaun — bukan karena Firaun baik hati, tapi karena paksaan kuasa ilahi
✕ Sering dikira
"Musa sudah tidak perlu berbuat apa-apa"
✓ Yang sebenarnya
Musa tetap harus kembali menghadap Firaun — TUHAN bertindak melalui proses, bukan menggantikannya
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 6:1
Saat menghadapi masalah yang tampaknya mustahil, ingatlah bahwa Tuhan mampu mengubah hati orang-orang yang menentang kita. Percayakan hasilnya kepada-Nya dan jangan menyerah pada keputusasaan.
Tuhan, mampukan aku untuk percaya bahwa Engkau sanggup mengubah keadaan yang paling sulit sekalipun, dan beri aku keberanian untuk terus melangkah dalam iman. Amin.