Tujuh hari kerja, hari ketujuh bagi Tuhan
Keluaran 35:2
Sabat dan Persembahan untuk Tuhan
“Enam hari lamanya pekerjaan harus dilakukan, tetapi hari yang ketujuh harus menjadi hari yang kudus, yaitu Sabat peristirahatan bagi TUHAN. Siapa pun yang melakukan pekerjaan pada saat itu harus dihukum mati.”Keluaran 35:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada perhentian kudus bagimu, yakni sabat, hari perhentian penuh bagi TUHAN; setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari itu, haruslah dihukum mati.”Keluaran 35:2 · TB
Terjemahan Baru
“Ada enam hari untuk bekerja, tetapi hari yang ketujuh adalah hari untuk beristirahat, hari raya yang dikhususkan bagi TUHAN. Siapa yang bekerja pada hari Sabat harus dihukum mati.”Keluaran 35:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Enam hari kita boleh bekerja dalam seminggu, tetapi pada hari yang ketujuh kita harus beristirahat penuh, karena hari itu adalah hari Sabat, yang kita khususkan bagi TUHAN. Siapa pun yang bekerja pada hari itu akan dihukum mati.”Keluaran 35:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Six days shall work be done, but on the seventh day there shall be to you an holy day, a sabbath of rest to the LORD: whosoever doeth work therein shall be put to death.”Keluaran 35:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 35:2?
Ayat ini menegaskan kembali perintah tentang hari Sabat: enam hari bekerja, hari ketujuh sebagai hari perhentian yang kudus bagi Tuhan. Pelanggaran serius diancam hukuman mati, menunjukkan kekudusan Sabat.
Latar belakang
Apa yang sedang terjadi
Sebelum memulai proyek Kemah Suci yang besar, Musa menegaskan: Sabat tetap berlaku bahkan saat ada pekerjaan kudus yang mendesak. Ini penting karena mungkin ada yang berpikir pembangunan Kemah Suci terlalu penting untuk dihentikan tiap minggu.
Di mana
Gunung Sinai, Padang Gurun Sinai
Di kaki gunung Sinai · pengumuman hukum Sabat
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Kepada
Jemaat Israel
Seluruh bangsa Israel di padang gurun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קֹדֶשׁ
qodesh · kudus
Terpisah, dikhususkan untuk Tuhan — bukan sekadar 'sakral' tapi benar-benar milik Tuhan.
שַׁבָּת
shabbat · peristirahatan
Berhenti, istirahat — dari kata kerja shavat yang artinya berhenti dari aktivitas.
מוֹת יוּמָת
mot yumat · dihukum mati
Bentuk penekanan ganda dalam bahasa Ibrani: 'mati ia akan mati' — menekankan kepastian hukuman.
Shabbat bukan sekadar hari libur — ini adalah qodesh, hari yang benar-benar terpisah dan milik Tuhan. Hukuman yang berat mencerminkan betapa seriusnya Tuhan menjaga kekudusan hari ini.
Tahukah kamu
Fakta menarik
Hukuman mati untuk pelanggaran Sabat bukan berarti Israel kejam — ini mencerminkan betapa seriusnya Sabat sebagai tanda perjanjian antara Tuhan dan Israel (Kel. 31:13). Ini setara dengan pengkhianatan terhadap identitas bangsa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 35:2
Keluaran 31:14-15
Sabat dan hukum mati
“Kamu harus memelihara Sabat, karena itulah hari kudus bagimu. Siapa yang melanggar kekudusan hari itu, pastilah ia dihukum mati.”
Markus 2:27
Makna Sabat
“Lalu kata Yesus kepada mereka: 'Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk Sabat.'”
Ibrani 4:9-10
Perhentian ilahi
“Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah. Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari pekerjaannya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 35:2
✕ Sering dikira
Sabat hanya aturan agama biasa
✓ Yang sebenarnya
Sabat adalah tanda perjanjian antara Tuhan dan Israel — pelanggarannya setara dengan memutuskan hubungan perjanjian.
✕ Sering dikira
Enam hari kerja berarti wajib kerja enam hari
✓ Yang sebenarnya
Enam hari adalah batas maksimum kerja; yang ditekankan adalah kekudusan hari ketujuh.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 35:2
Hari Sabat adalah kesempatan untuk berhenti dari rutinitas dan mengarahkan hati kepada Tuhan. Di tengah kesibukan, kita perlu menyediakan waktu khusus untuk beristirahat dan menyembah-Nya.
Ya Tuhan, ajari aku untuk menghormati hari Sabat sebagai hari yang kudus dan menggunakannya untuk menyegarkan jiwaku bersama-Mu. Amin.