Dua loh batu yang ditulis dengan jari Allah
Keluaran 31:18
Pengrajin Kemah Suci & Hari Sabat
“Setelah TUHAN selesai berbicara kepada Musa di Gunung Sinai, Dia memberikan kepadanya dua loh batu, yang bertuliskan hukum-hukum yang ditulis dengan jari Allah sendiri.”Keluaran 31:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan TUHAN memberikan kepada Musa, setelah Ia selesai berbicara dengan dia di gunung Sinai, kedua loh hukum Allah, loh batu, yang ditulisi oleh jari Allah.”Keluaran 31:18 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah selesai berbicara dengan Musa di atas Gunung Sinai, Allah memberikan kepadanya kedua lempeng batu yang telah ditulisi Allah dengan perintah-perintah-Nya.”Keluaran 31:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Setelah TUHAN berbicara kepada Musa di gunung Sinai, TUHAN memberikan dua lempengan batu kepadanya, yaitu lempengan berisi perintah-perintah yang ditulis oleh jari Allah.”Keluaran 31:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he gave unto Moses, when he had made an end of communing with him upon mount Sinai, two tables of testimony, tables of stone, written with the finger of God.”Keluaran 31:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 31:18?
Setelah memberi banyak perintah, Allah memberikan dua loh batu bertuliskan hukum-Nya kepada Musa di Gunung Sinai. Ini adalah momen penting: hukum Allah dicatat secara permanen, menunjukkan kekudusan dan otoritas-Nya.
Latar belakang
Akhir dari percakapan panjang di Sinai
Setelah empat puluh hari di Gunung Sinai menerima semua instruksi (Keluaran 25-31), Musa akhirnya menerima hasil nyata: dua loh batu dengan Sepuluh Perintah yang ditulis oleh jari Allah sendiri. Ini adalah momen klimaks dari seluruh percakapan di Sinai — tanda perjanjian dalam bentuk konkret.
Di mana
Gunung Sinai
Di puncak Sinai · dalam awan kemuliaan Allah
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa (narasi)
Pemimpin dan penulis Taurat, ~1446 SM
Kepada
Pembaca Taurat
Israel dan generasi berikutnya yang membaca Taurat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֶצְבַּע אֱלֹהִים
'etzba' Elohim · jari Allah
Ungkapan antropomorfis — Allah 'menggunakan jari' sebagai metafora untuk tindakan langsung yang personal dan terarah dari Allah sendiri.
לֻחֹת הָאֶבֶן
luchot ha'even · loh batu
Papan-papan batu — media yang permanen dan tahan lama, berbeda dari papirus atau kulit binatang; menegaskan keabadian hukum yang tertulis.
הַתּוֹרָה
haTorah · hukum-hukum
Taurat atau instruksi Allah — bukan hanya hukum kaku, melainkan petunjuk jalan hidup dari Allah kepada umat-Nya.
Ketiga kata ini — jari Allah, loh batu, Taurat — menggambarkan satu kebenaran: Allah sendiri yang menulis, di atas batu yang tahan lama, hukum yang menjadi fondasi kehidupan umat-Nya.
Tahukah kamu
Loh batu ini nantinya akan hancur dan digantikan yang baru
Ironisnya, loh batu yang ditulis jari Allah ini akan dipecahkan oleh Musa sendiri saat melihat Israel menyembah anak sapi emas (Keluaran 32:19). Tapi Allah membuat yang baru (Keluaran 34) — menunjukkan anugerah yang memperbarui perjanjian yang dilanggar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 31:18
Keluaran 32:19
loh batu dipecahkan
“"...kemarahan Musa menyala-nyala. Dia membanting loh-loh batu dari tangannya dan memecahkannya di kaki gunung."”
Keluaran 34:1
loh batu digantikan
“"TUHAN berfirman kepada Musa, 'Pahatlah dua loh batu seperti yang pertama...'"”
2 Korintus 3:3
hukum di hati bukan batu
“"...suratnya tidak ditulis dengan tinta, tetapi dengan Roh Allah yang hidup; bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia."”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 31:18
✕ Sering dikira
Jari Allah berarti Allah memiliki tubuh fisik seperti manusia
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bahasa kiasan — Allah memakai gambaran 'jari' untuk menyatakan tindakan langsung dan personal-Nya; bukan deskripsi fisik Allah.
✕ Sering dikira
Dua loh batu berisi Perintah 1-5 di satu loh dan 6-10 di loh lainnya
✓ Yang sebenarnya
Tradisi Yahudi mengajarkan bahwa ke-10 Perintah ditulis dua kali — satu set di setiap loh — sebagai dokumen perjanjian ganda, seperti kebiasaan kontrak kuno.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 31:18
Allah menulis hukum-Nya dalam batu, tetapi hari ini Dia menulis dalam hati kita melalui Roh Kudus. Renungkan bagaimana kita dapat menjadi orang yang hidup sesuai firman-Nya.
Allah, ukirlah hukum-Mu dalam hati kami agar hidup kami memuliakan-Mu. Amin.