Palang untuk sisi lain dan dua sisi barat
Keluaran 26:27
Membangun Tenda Suci
“dan lima palang untuk papan pada sisi lainnya dari Tenda Suci, dan lima palang untuk papan di sisi Tenda Suci, yaitu untuk dua sisi di sebelah barat.”Keluaran 26:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“lima kayu lintang untuk papan-papan pada sisi yang kedua dari Kemah Suci, dan lima kayu lintang untuk papan-papan pada sisi Kemah Suci yang merupakan sisi belakangnya, pada sebelah barat.”Keluaran 26:27 · TB
Terjemahan Baru
“lima untuk sisi yang lain, dan lima lagi untuk sisi Kemah bagian belakang sebelah barat.”Keluaran 26:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“lima batang di sisi selatan, dan lima batang yang lebih pendek di bagian belakang kemah, yaitu sisi yang menghadap ke barat.”Keluaran 26:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And five bars for the boards of the other side of the tabernacle, and five bars for the boards of the side of the tabernacle, for the two sides westward.”Keluaran 26:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 26:27?
Ayat ini melanjutkan instruksi tentang palang-palang: lima untuk sisi utara, lima untuk sisi selatan, dan lima untuk sisi barat. Ini menunjukkan bahwa seluruh struktur Tenda Suci harus diperkuat secara merata, tidak ada sisi yang lemah.
Latar belakang
Sistem palang yang sama untuk semua sisi
Lima palang yang sama dipasang di sisi utara dan lima lagi di sisi barat (dua sisi belakang yang membentuk sudut barat-selatan dan barat-utara). Totalnya adalah 15 palang untuk seluruh tenda. Sistem yang konsisten di setiap dinding memastikan bahwa tidak ada sisi yang lebih lemah dari sisi lainnya.
Di mana
Gunung Sinai
Di puncak gunung · dalam kehadiran ilahi
Kapan
~1440 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (kepada Musa)
Allah Israel berbicara langsung kepada Musa
Kepada
Musa
Pemimpin dan nabi Israel, ~1440 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַצֶּלַע הַשֵּׁנִית
hatzela hashenit · sisi lainnya
Sisi kedua; mengacu pada dinding utara setelah dinding selatan disebut di ayat 26—simetri yang disengaja dan terstruktur.
יַרְכְּתֵי
yarketei · dua sisi
Sisi-sisi paling dalam; dua panel barat yang membentuk dinding belakang—bagian paling dalam dari seluruh struktur.
חֲמִשָּׁה בְרִיחִם
khamishshah brikhim · lima palang
Lima batang pengunci; jumlah yang sama diulang tiga kali untuk tiga dinding—konsistensi total tanpa kompromi.
Pengulangan 'lima palang' untuk setiap sisi menunjukkan standar yang tidak bisa dinegosiasi—setiap dinding mendapat perlindungan yang sama, tidak ada yang diperlakukan setengah hati.
Tahukah kamu
Lima belas palang total—cukup untuk ribuan tahun?
Kayu akasia yang dilapisi emas sangat tahan lama. Tabut Nuh dari kayu gopher, dan bahtera sendiri bertahan dalam kondisi ekstrem. Para ahli memperkirakan kayu akasia yang dirawat dengan baik bisa bertahan ratusan tahun—cukup untuk menemani Israel dari Sinai sampai zaman Salomo.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 26:27
Keluaran 26:26
pola yang sama untuk sisi pertama
“Kamu harus membuat palang-palang dari kayu akasia, lima untuk papan-papan pada satu sisi Tenda Suci,”
Keluaran 36:32
pelaksanaan
“dan lima palang untuk papan-papan pada sisi yang lain dari Tenda Suci dan lima palang untuk papan-papan di bagian belakang Tenda Suci, ke sebelah barat.”
Ayub 38:4-5
Allah sebagai arsitek agung
“Di manakah engkau ketika Aku meletakkan dasar bumi? ...Siapakah yang menetapkan ukuran-ukurannya?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 26:27
✕ Sering dikira
Sisi barat hanya butuh lebih sedikit palang karena lebih kecil
✓ Yang sebenarnya
Lima palang diharuskan untuk setiap sisi tanpa pengecualian—ukuran dinding yang berbeda tidak mengubah jumlah palang yang dibutuhkan.
✕ Sering dikira
'Dua sisi di sebelah barat' berarti dua set palang terpisah dengan total sepuluh palang
✓ Yang sebenarnya
Dua sisi barat (sudut barat-selatan dan barat-utara) bersama-sama mendapatkan lima palang, bukan masing-masing lima.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 26:27
Tuhan ingin seluruh aspek hidup kita diperkuat, bukan hanya sebagian. Mari kita periksa area hidup yang masih lemah—apakah itu hubungan, pekerjaan, atau kerohanian—dan minta Tuhan menguatkannya.
Tuhan, perkuatlah setiap sisi hidup kami, agar kami kokoh dan berkenan kepada-Mu. Amin.