Bawalah semua makhluk hidup — mandat beranak cucu kembali diberikan
Kejadian 8:17
Air Bah Surut
“Bawalah denganmu segala yang hidup yang ada bersamamu, burung-burung, binatang ternak, segala yang melata yang merayap di atas bumi, supaya mereka dapat berkelompok di bumi, berkembang biak, dan bertambah-tambah banyaknya di atas bumi.””Kejadian 8:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“segala binatang yang bersama-sama dengan engkau, segala yang hidup: burung-burung, hewan dan segala binatang melata yang merayap di bumi, suruhlah keluar bersama-sama dengan engkau, supaya semuanya itu berkeriapan di bumi serta berkembang biak dan bertambah banyak di bumi."”Kejadian 8:17 · TB
Terjemahan Baru
“Bawalah keluar semua burung dan binatang lainnya, besar maupun kecil, supaya mereka bisa berkembang biak dan menyebar ke seluruh bumi."”Kejadian 8:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lepaskanlah semua jenis burung, hewan, binatang melata, dan semua yang merayap di tanah, supaya mereka dapat berkembang biak, bertambah banyak, serta menyebar ke seluruh bumi.””Kejadian 8:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Bring forth with thee every living thing that is with thee, of all flesh, both of fowl, and of cattle, and of every creeping thing that creepeth upon the earth; that they may breed abundantly in the earth, and be fruitful, and multiply upon the earth.”Kejadian 8:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 8:17?
Perintah untuk membawa semua binatang keluar dengan tujuan agar mereka berkelompok, berkembang biak, dan bertambah banyak di bumi. Ini menunjukkan kepedulian Allah terhadap kelangsungan hidup semua makhluk ciptaan-Nya.
Latar belakang
Ushretsu varev — 'berkeriaplah dan berlipatgandalah' — mandat penciptaan yang diulang
Allah memerintahkan hewan keluar 'supaya mereka dapat berkelompok di bumi, berkembang biak, dan bertambah-tambah banyaknya.' Tiga kata kerja: sharats (berkeriap, berkelompok), parah (berbuah/berkembangbiak), rabah (bertambah banyak). Ini adalah gema persis dari Kejadian 1:22 di mana Allah memberkati hewan: 'Berkembangbiaklah dan berlipatgandalah!' (peru urvu). Dan dari 1:28 untuk manusia: 'Beranakcuculah dan bertambah banyak.' Mandat yang hancur oleh air bah kini dipulihkan. Allah memulai ulang.
Di mana
Bahtera di pegunungan Ararat — bumi baru di depan
Perintah keluar dengan misi yang jelas: mandat beranak cucu dipulihkan
Kapan
Bulan ke-2 hari ke-27 tahun ke-601
Perintah membawa semua hewan keluar untuk memenuhi kembali bumi
Yang berbicara
Allah (Elohim)
Allah yang memulihkan mandat penciptaan awal: berkembangbiak dan memenuhi bumi
Kepada
Nuh
Manusia yang menerima mandat yang sama seperti Adam: penuhi bumi dengan kehidupan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וְשָׁרְצוּ
veshartsuu · berkeriaplah
Dan berkeriaplah — sharats (bergerak dalam kelompok, berkeriap, berlimpah); kata yang sama dengan penciptaan hari ke-5 (1:20-21); mandat yang sama dipulihkan untuk memenuhi bumi yang kosong.
וּפָרוּ
ufaru · berkembang biak
Dan berbuahlah/berkembanglah — parah (berbuah, berkembangbiak, subur); kata yang sama dengan 'peru urvu' di mandat penciptaan (1:22,28) dan yang akan diulang lagi di mandat bagi Nuh (9:1,7).
וּרְבוּ
urvu · bertambah-tambah banyaknya
Dan bertambahlah — rabah (bertambah banyak, berlipat ganda); bersama parah membentuk formula 'peru urvu' (berbuah dan bertambah) yang adalah mandat beranak cucu yang dimulai di penciptaan.
Hotsee ittakh (keluarkan bersamamu) kol khayyah (semua makhluk hidup) veshartsuu (dan berkeriaplah) varets (di bumi) ufaru veravu aleha (dan berbuahlah dan bertambahlah di atasnya). Tiga kata kerja penciptaan — sharats, parah, rabah — yang Allah pakai di hari ke-5 dan ke-6 kini kembali dipakai untuk bumi baru. Ini re-kreasi yang disengaja, bukan awal yang sepenuhnya baru.
Tahukah kamu
Sharats — kata 'berkeriap' yang menghubungkan penciptaan dan bahtera
Kata sharats (berkeriap, bergerak dalam kelompok) muncul pertama di Kejadian 1:20 ('biarlah air berkeriap dengan makhluk-makhluk hidup') dan 1:21. Kini muncul lagi di sini (8:17) — Allah menggunakan kata yang sama untuk memulai ulang proses yang Dia mulai di penciptaan. Bahtera bukan akhir dari kehidupan — ini 'simpanan benih' yang akan berkeriap lagi mengisi bumi kosong. Sharats = kata yang menghubungkan penciptaan pertama dengan penciptaan ulang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 8:17
Kejadian 1:22
peru urvu (berkembang dan bertambah) dari penciptaan diulang persis untuk bahtera; mandat yang sama, bumi yang segar
“Allah memberkatinya, 'Berkembangbiaklah dan berlipatgandalah dan penuhilah air di lautan...'”
Kejadian 9:1
mandat yang sama diberikan kepada Nuh dan keluarganya — hewan (8:17) dan manusia (9:1) sama-sama mendapat mandat baru
“Allah memberkati Nuh beserta anak-anaknya... 'Beranakcuculah, dan berlipatgandalah, dan penuhilah bumi.'”
Yesaya 11:6-9
visi bumi yang kembali dipenuhi kehidupan dalam damai — penggenapan akhir dari mandat yang dipulihkan di sini
“Serigala akan tinggal bersama domba... sebab bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN seperti air menutupi laut.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 8:17
✕ Sering dikira
"'Berkembang biak dan bertambah banyak' adalah perintah baru yang Allah buat setelah air bah — sebelumnya tidak ada."
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah restorasi mandat lama, bukan perintah baru. Kata-kata yang sama (sharats, parah, rabah) muncul di Kejadian 1 untuk penciptaan. Air bah tidak mencabut mandat penciptaan — ia 'me-reset' bumi agar mandat itu bisa dimulai ulang dari kondisi yang bersih.
✕ Sering dikira
"Semua hewan keluar dari bahtera atas inisiatif sendiri karena rindu kebebasan."
✓ Yang sebenarnya
Teks berkata Allah memerintahkan Nuh untuk 'membawa keluar' semua hewan (hotsee — hifil kausatif: menyebabkan keluar). Nuh adalah agen aktif yang mengeluarkan hewan, bukan hanya membuka pintu dan membiarkan mereka berlarian keluar.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 8:17
Allah adalah Allah yang teratur dan peduli pada setiap detail ciptaan-Nya. Kita pun dipanggil untuk menjaga dan memelihara lingkungan serta makhluk hidup lainnya, bukan hanya memikirkan diri sendiri.
Tuhan, mampukan kami menjadi penjaga ciptaan-Mu yang baik, sehingga semua makhluk dapat hidup subur dan bertambah banyak seperti yang Engkau kehendaki. Amin.