Yusuf mengenali saudara-saudaranya tapi berpura-pura tidak kenal
Kejadian 42:7
Saudara-Saudara Yusuf ke Mesir
“Yusuf melihat kakak-kakaknya dan dia pun mengenali mereka. Namun, dia membuat dirinya tidak dikenali oleh mereka dan berbicara dengan kasar terhadap mereka. Dia berkata kepada mereka, “Dari mana kalian datang?” Mereka berkata, “Dari tanah Kanaan untuk membeli makanan.””Kejadian 42:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika Yusuf melihat saudara- saudaranya, segeralah mereka dikenalnya, tetapi ia berlaku seolah-olah ia seorang asing kepada mereka; ia menegor mereka dengan membentak, katanya: "Dari mana kamu?" Jawab mereka: "Dari tanah Kanaan untuk membeli bahan makanan."”Kejadian 42:7 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika Yusuf melihat abang-abangnya, ia mengenali mereka, tetapi ia pura-pura tidak kenal. Dengan kasar ia bertanya kepada mereka, "Kamu orang mana?" "Kami orang Kanaan. Kami datang untuk membeli makanan," jawab mereka.”Kejadian 42:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Yusuf melihat kakak-kakaknya, dia mengenali mereka, tetapi dia berpura-pura tidak tahu dan berbicara kepada mereka dengan kasar. Tanya Yusuf, “Dari mana kalian?!” Jawab mereka, “Kami datang dari Kanaan hendak membeli gandum.””Kejadian 42:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Joseph saw his brethren, and he knew them, but made himself strange unto them, and spake roughly unto them; and he said unto them, Whence come ye? And they said, From the land of Canaan to buy food.”Kejadian 42:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 42:7?
Yusuf langsung mengenali kakak-kakaknya saat mereka tunduk di hadapannya, tetapi dia berpura-pura tidak kenal dan berbicara kasar untuk menguji mereka.
Latar belakang
Yusuf di atas angin, saudara-saudara tidak sadar
Yusuf mengenali kakak-kakaknya seketika, tapi memilih untuk menyembunyikan emosinya dan berbicara dengan kasar. Ini bukan dendam murni — ini adalah ujian untuk melihat apakah mereka sudah berubah, dan cara untuk membawa Benyamin ke hadapannya.
Di mana
Mesir (sekitar Memphis)
Balai distribusi gandum · suasana resmi dan intens
Kapan
~1876 SM
Zaman Leluhur Israel
Yang berbicara
Yusuf
Gubernur Mesir, putra bungsu Yakub dari Rahel, ~30-an tahun
Kepada
Saudara-saudara Yusuf
Sepuluh kakak Yusuf yang datang membeli gandum
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָשׁוֹת
qashot · kasar
Keras, berat, kasar; menggambarkan cara bicara yang kaku dan mengintimidasi — Yusuf sengaja mengambil posisi power.
וַיַּכֵּר
vayyaker · mengenali
Mengenali, mengidentifikasi dengan jelas; Yusuf tahu persis siapa mereka meski penampilan mereka sudah berbeda.
וַיִּתְנַכֵּר
vayyitnaker · tidak dikenali
Membuat diri tidak dikenali, berpura-pura asing; Yusuf aktif menyembunyikan identitasnya.
Yusuf 'mengenali' (vayyaker) mereka tapi 'membuat diri tidak dikenali' (vayyitnaker) dan berbicara 'kasar' (qashot) — ironi tiga lapis dari seseorang yang memegang kendali penuh namun belum siap membuka diri.
Tahukah kamu
Yusuf berbicara melalui penerjemah
Ayat 23 menyebutkan bahwa ada penerjemah di antara mereka. Yusuf berkomunikasi dalam bahasa Mesir dan pura-pura tidak bisa berbahasa Ibrani, sehingga kakak-kakaknya bebas bicara jujur satu sama lain.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 42:7
Kejadian 42:23
Yusuf memahami tanpa diketahui
“Mereka tidak tahu kalau Yusuf memahaminya karena ada yang menerjemahkan di antara mereka.”
Kejadian 45:1
saat Yusuf akhirnya membuka diri
“Yusuf tidak dapat menahan dirinya lagi...”
Lukas 24:16
tidak mengenali yang dikenal
“Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 42:7
✕ Sering dikira
Yusuf berbicara kasar karena masih dendam
✓ Yang sebenarnya
Yusuf bicara kasar sebagai strategi — untuk menguji dan untuk membawa Benyamin ke Mesir tanpa mengungkapkan identitasnya terlalu cepat.
✕ Sering dikira
Saudara-saudara pura-pura tidak mengenal Yusuf
✓ Yang sebenarnya
Mereka benar-benar tidak mengenalinya — Yusuf sudah berubah drastis: berumur, berpakaian Mesir, berbicara Mesir.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 42:7
Kadang kita perlu bersikap bijak dalam berhadapan dengan orang yang menyakiti kita. Yusuf tidak langsung membalas dendam, tetapi menahan diri untuk menguji hati mereka.
Tuhan, ajari kami untuk bijaksana dalam setiap hubungan, tidak tergesa-gesa dalam reaksi, tetapi menguji dan mengasihi.